Selasa
03 November 2026 | 8 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Teringat Ayahnya, Megawati Minta Masyarakat Tak Hujat Soeharto

pdip-jatim-mega-bercerita3

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta masyarakat berhenti untuk menghujat mantan presiden RI ke-2, Soeharto. Meski, saat ini era kebebasan berpendapat, menghujat pemimpin merupakan hal buruk yang tak perlu dilanggengkan.

Meski Soeharto berkuasa menggantikan Soekarno, ayah Megawati, tetapi presiden perempuan pertama di Indonesia ini menilai, tidak baik orang mencaci seorang pemimpin.

Megawati mengaku berkaca dari kasus ayahnya. Bagi Megawati yang saat itu masih kuliah, tahun 1965, setahun menjelang ayahnya diturunkan dari kursi RI 1, situasi politik kacau.

Menurut Megawati, ayahnya diturunkan dengan cara yang tidak baik. Hal itulah yang dijadikan pembelajaran oleh Megawati untuk tidak lagi menghujat pemimpin.

“Waktu ayah saya dijatuhkan dengan cara yang menurut saya tidak beretika, saya bilang jangan hujat Pak Harto,” kata Presiden RI ke-5 di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Dia menyesalkan kejadian itu dan berharap tidak ada presiden yang diturunkan dengan cara yang menurutnya tidak baik.

Di negara hukum, kata dia, masyarakat agar patuh pada undang-undang yang berlaku, terutama terkait mekanisme pergantian presiden dengan cara yang sah.

“Setiap presiden apa selalu dijatuhkan seperti begitu, dengan sebuah rekayasa politik,” katanya.

Meski Soekarno diturunkan secara tidak baik, kata dia, seharusnya masyarakat menghormati proklamator tersebut. “Saya bilang ke Bapak. Saya janji one day, you will comeback,” kata dia

Bagi Megawati, sosok Soekarno sebagai pemimpin pertama bangsa Indonesia tidak tergantikan. Masyarakat harusnya bisa menghormati pimpinannya.

“Katanya pemimpin. Katanya leader. Katanya tokoh. Tapi mana budi pekertinya? Kalau tokoh, leader, pemimpin saja sudah dibegitukan, lalu siapa lagi yang akan kita hormati?” katanya. (tirto.id)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...