Jumat
23 Oktober 2026 | 1 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan Laju Persebaran Covid-19, Tiga Daerah di Malang Raya Bakal Bersinergi

pdip-jatim-sanusi-040721

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Kota Batu bakal bersinergi dalam menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Keputusan menekan laju persebaran pandemi Covid-19 di Malang Raya tersebut disampaikan Bupati Malang, H.M Sanusi, setelah menerima instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) mengenai penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali.

“Kabupaten Malang akan mengikuti Inmendagri yang barusan keluar. Nanti kita bahas, tiga kepala daerah ini (Pemkab Malang, Pemkot Malang dan Batu, red) akan sama-sama melakukan sesuai dengan ketentuan itu,” ungkap Sanusi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/7/2021).

Kabupaten Malang, lanjut Sanusi, berada dalam zona merah penyebaran Covid-19 dengan level 3. Hal tersebut berdasarkan kepada pemetaan zona merah penyebaran Covid-19 yang dikeluarkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Berdasarkan peta itu (peta Zona merah penyebaran Covid-19) 11 daerah ada di level 4, sisanya di level 3, termasuk Kabupaten Malang,” terangnya.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan kajian untuk memberlakukan penutupan terhadap tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum yang ada di Kabupaten Malang.

Namun, pihaknya menegaskan penerapan protokol kesehatan secara ketat akan benar-benar dipantau. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya menerapkan prokes.

“Untuk penutupan tempat ibadah atau mal-mal, nanti dilihat dulu. Kalau fasilitas umum ditutup, yang jelas physical distancing atau pembatasan jarak fisik tetap berjalan untuk Kabupaten Malang,” tegasnya.

Politisi banteng yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut menambahkan, Pemkab Malang juga berencana untuk memberlakukan penyekatan, sesuai kesepakatan antara ketiga kepala daerah tersebut.

“Rencananya begitu, kami sepakat akan melakukan penyekatan. Itu sudah kesepakatan tiga kepala daerah untuk melakukan yang terbaik menangani Covid-19 ini,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...
KRONIK

Sri Untari Ajak Emak-emak di Malang Berdoa Bersama Memohon Hujan

MALANG – Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Santri Terus Mengabdi untuk Negeri

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mengajak seluruh santri untuk terus ...