Senin
06 Juli 2026 | 11 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan Biaya Produksi Petani, Erma Susanti Serahkan Alsintan untuk Poktan Desa Bence

pdip-portal-1770777481864

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, melaksanakan kegiatan reses masa sidang ke-2 di Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada Selasa (10/2/2026).

Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan petani yang selama ini menjadi tulang punggung sektor pertanian daerah. Reses yang berlangsung di samping hamparan lahan pertanian itu dihadiri puluhan warga dan kelompok tani setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Erma Susanti secara simbolis menyerahkan bantuan satu unit alat mesin pertanian (alsintan) modern kepada kelompok tani Desa Bence.

Menurut Erma, bantuan alsintan tersebut merupakan hasil usulan kelompok tani pada tahun 2025, yang realisasinya baru turun pada Desember lalu. Dia menegaskan, bantuan itu sangat relevan dengan kondisi petani saat ini yang tengah menghadapi tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada tenaga kerja manual.

“Sekarang ini persoalan utama petani adalah biaya produksi, terutama dari sisi tenaga kerja. Kalau petani tidak punya akses terhadap alat pertanian modern, baik saat tanam maupun panen, maka margin keuntungan akan sulit didapat,” ujar Erma Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut.

Dia menjelaskan, penggunaan alsintan modern memberikan perbedaan yang sangat signifikan dibandingkan tenaga manusia. Selain lebih hemat waktu dan biaya, hasil panen yang diperoleh juga memiliki kualitas lebih baik, karena gabah menjadi lebih bersih dan bernilai jual lebih tinggi.

“Tadi sudah kita praktikkan langsung. Saat panen, gabah langsung masuk karung dalam kondisi bersih dan bisa langsung dikirim ke Bulog. Ini jelas sangat membantu petani,” tambahnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi B DPRD Jawa Timur itu menekankan bahwa jika sektor pertanian ingin terus menjadi keunggulan kompetitif bangsa, maka transformasi menuju pertanian modern berbasis teknologi tidak bisa ditunda. Menurutnya, ketertinggalan Indonesia dari negara lain seperti Thailand dan Vietnam salah satunya disebabkan oleh lemahnya pemanfaatan teknologi pertanian.

“Kenapa kita kalah dari Thailand dan Vietnam? Karena teknologi mereka sudah jauh lebih maju. Akibatnya, pertanian kita kurang menarik bagi generasi muda. Tidak ada inovasi, tidak ada nilai tambah, sehingga produktivitas dan kesejahteraan petani sulit meningkat,” tegasnya.

Melalui reses ini, Erma berharap kehadiran teknologi pertanian modern tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mampu mengangkat kesejahteraan petani serta menjadikan sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan dan diminati anak muda di masa depan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Minta Pemprov Pastikan Skema Kredit Berbunga Murah bagi UMKM Tetap Tersedia

DPRD Jawa Timur meminta Pemprov memastikan tetap tersedia skema kredit berbunga murah bagi UMKM meski Program ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi: Meski Daerah Efisiensi, Pemkab Harus Kreatif Dongkrak PAD demi Penuhi Aspirasi Warga

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menghambat pembangunan. DPRD ...
KRONIK

Kolaborasi Unair-Pemkab Banyuwangi, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis dan Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Universitas Airlangga (Unair) menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
LEGISLATIF

Reses Erna Sujarwati, Warga Minta Pengerukan Sungai Keradenanrejo dan Sidomlangean

LAMONGAN – Agenda reses anggota legislatif bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal, melainkan ruang krusial untuk ...
UMKM

Turnamen Sepak bola Tarkam di Kabupaten Pasuruan Selesai, Pedagang Es Jus Raup Laba Jutaan

KABUPATEN PASURUAN – Turnamen sepak bola antar-kampung (tarkam) bergengsi, Bulat Cup 2026 Piala Bupati, resmi ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Kota Malang Minta Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Korbankan RTH dan LSD

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani meminta pembangunan Koperasi Merah Putih tidak mengorbankan Ruang ...