Sabtu
19 September 2026 | 10 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan 1.600 Ton Sampah per Hari, Eri Fokuskan Penanganan dari Rumah Tangga

pdip-portal-1772080268062

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, strategi perang terhadap sampah dititikberatkan pada penanganan dari hulu, yakni rumah tangga, sebagai langkah utama mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Eri menegaskan bahwa tantangan pengelolaan sampah di kota metropolitan masih besar, mengingat volume sampah Surabaya mencapai sekitar 1.600 ton per hari. Karena itu, menurutnya, penanganan tidak bisa lagi hanya bertumpu pada pengangkutan dan pembuangan di hilir, melainkan harus dimulai dari sumber penghasil sampah.

Ia menegaskan, kunci utama strategi tersebut adalah pemilahan sampah sejak dari rumah tangga serta penguatan peran kader lingkungan di tingkat kampung.
“Kita tidak ingin TPA overload. Kuncinya adalah pemilahan di rumah tangga dan peran aktif kader lingkungan,” kata Eri Cahyadi, Rabu (25/2/2026).

Selain masyarakat, Pemerintah Kota Surabaya juga akan memperketat aturan bagi sektor usaha seperti hotel, apartemen, dan restoran agar mampu mengelola sampah secara mandiri sehingga tidak seluruhnya bergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Eri menilai keberhasilan pengelolaan sampah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan warga sebagai produsen sampah utama.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga terus mendukung visi Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) melalui penataan kota secara menyeluruh, mulai dari penertiban kabel fiber optik hingga revitalisasi trotoar untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki.

Sementara itu, Kota Surabaya ditetapkan sebagai Kota Terbaik I dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025 pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026.

Berdasarkan keputusan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Surabaya meraih predikat Sertifikat Menuju Kota Bersih dengan skor tertinggi 74,92, mengungguli Kota Balikpapan dan Kabupaten Ciamis. Penghargaan tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Jakarta, Rabu (25/2/2026). (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...
LEGISLATIF

Kanang Pantau Distribusi Bantuan Pangan di Ngawi, Soroti Sinergi KDMP-Bulog

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI Ir. Budi Sulistyono (Kanang) memantau distribusi bantuan pangan oleh Perum Bulog ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Minta Pemprov Jatim Selamatkan Lahan Sebelum Jadi Puso

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti meminta Pemprov Jatim mempercepat langkah menghadapi ...