Sabtu
18 Juli 2026 | 7 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tegaskan Komitmen Sebagai Rumah Kebangsaan, PDIP Jatim Gelar Perayaan Natal 2022

pdip-jatim-230130-natal-dpd-1

“Selalu bersama rakyat, memahami persoalan rakyat sekecil apapun, dan mencarikan solusi penyelesaian masalah mereka, bagi kader Banteng adalah sebuah keniscayaan. Tidak bisa tidak”

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengadakan perayaan Natal tahun 2022, Senin (30/1/2023) malam. Perayaan Natal yang digelar di Ballroom Eighty 9, Ciputra World Surabaya itu dihadiri elemen Partai, seperti pengurus DPD Jatim, anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim, serta fungsionaris Badan dan Sayap Partai.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno mengatakan, hari kelahiran Yesus Kristus yang dirayakan umat Kristen pada 25 Desember itu bisa jadi satu momentum untuk menguatkan persatuan di tengah kemajemukan di negeri ini, termasuk di Provinsi Jatim.

Juga sebagai penyulut kepedulian serta solidaritas pada sesama elemen masyarakat, khususnya wong cilik. Bagi kader Banteng, kata Untari, selalu membersamai rakyat menjadi keharusan, sesuai instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Selalu bersama rakyat, memahami persoalan rakyat sekecil apapun, dan mencarikan solusi penyelesaian masalah mereka, bagi kader Banteng adalah sebuah keniscayaan. Tidak bisa tidak,” tandas Untari di Surabaya, Senin (30/1/2023).

Perintah Ketua Umum Megawati kepada kadernya, ungkap Untari, sangat jelas. Jangan sekali-sekali meninggalkan rakyat.

“Teruslah bersama rakyat. Jadikan dirimu sedekat mungkin sampai kamu mendengar denyut nadi mereka,” ungkapnya, mengingatkan pesan Megawati.

Dalam perayaan Natal 2022 ini, tambah Untari, pihaknya juga ingin menegaskan komitmen PDIP sebagai Rumah Kebangsaan Indonesia Raya. Rumah besar untuk semua, yang tidak pernah membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, dan jenis kelamin.

Politisi yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jatim ini lantas mengutip pesan sang proklamator, Bung Karno, yang menegaskan bahwa Indonesia merdeka itu untuk semua. “Beliau mengatakan, semua untuk satu, satu untuk semua,” ujar Untari.

Oleh karena itu, lanjut Untari, sebagai Rumah Kebangsaan Indonesia Raya, PDIP sebagai satu-satunya partai nasionalis soekarnois, selalu merayakan hari besar, baik hari besar nasional maupun keagamaan.

“Bagaimana pun juga, kemajuan negara ini juga atas peran semua umat beragama, baik Islam, Kristen, dan lainnya, secara bersama-sama. Inilah hebatnya negara kita, yang sejak zaman kerajaan-kerajaan dulu, sudah menegaskan semangat kesatuan dalam perbedaan. Bhineka tunggal ika,” bebernya.

“Ini harus terus kita pupuk, kita jaga. Dan PDI Perjuangan akan terus menjadi pengawal NKRI dari upaya memecah belah persatuan dan kesatuan kita,” tutup Untari. (goek/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep memberikan dukungan terhadap penguatan peran madrasah diniyah sebagai lembaga ...
HEADLINE

Panitia Bidik Soekarno Cup 2026 Jadi Turnamen Berstandar Nasional

Panitia Soekarno Cup 2026 optimistis turnamen sepak bola usia muda ini menjadi kompetisi berstandar nasional ...
LEGISLATIF

Lengkap, Ini Pandangan Umum Fraksi PDIP DPRD Lumajang Terhadap Raperda P-APBD 2026

LUMAJANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Ingatkan Keberhasilan Hotline Ditentukan Respons Cepat dan Tindak Lanjut Aduan

DPRD Kota Surabaya menegaskan keberhasilan program hotline Pemkot Surabaya bergantung pada komitmen menindaklanjuti ...
KABAR CABANG

Terus Bergerak dari Akar, DPC Magetan Mantapkan Penguatan Struktur

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus melanjutkan tahapan agenda Musyawarah Ranting dan Anak Ranting ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Bappeda Kaji Ulang Rencana Pemindahan Lokasi Alun-Alun Kabupaten Malang

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang meminta Bappeda mengkaji ulang rencana pemindahan lokasi Alun-Alun ...