Minggu
16 Agustus 2026 | 1 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanggapi Raperda Penanaman Modal, Agatha: Ada Inefektivitas dan Inefisiensi Kinerja Eksekutif

pdip-jatim-220808-paripurna-1

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur menyoroti perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penanaman Modal yang diusulkan Pemprov Jatim.

Dalam rapat paripurna DPRD Jatim yang dihadiri Wagub Emil, Senin (8/8/2022) Fraksi PDI Perjuangan memandang perlu dilakukan penajaman terhadap beberapa bagian dari Rancangan Perda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2019 tersebut.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Agatha Retnosari yang menjadi juru bicara fraksi mengungkapkan, ada beberapa hal yang harus diperjelas Pemprov Jatim dalam pembahasan raperda perubahan perda tentang penanaman modal itu.

Menurut Agatha, pasca disahkannya UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, pemerintah telah menerbitkan 51 peraturan pelaksana Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK). yang terdiri dari 47 peraturan pemerintah (PP) dan 4 peraturan presiden (Perpres).

Salah satu PP tersebut, yakni PP Nomor 6 Tahun 2021, dalam pasal 39 ayat 1 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah dinyatakan bahwa Perda dan Perkada yang mengatur perizinan berusaha di daerah wajib menyesuaikan dengan PP No 6/2021 paling lama 2 bulan terhitung sejak PP ini diundangkan.

PP No 6/2021, jelas Agatha, diundangkan pada 2 Februari 2021. Dan oleh karenanya, tenggat waktu yang diatur paling lama 2 bulan terhitung sejak PP tersebut diundangkan adalah jatuh pada bulan April 2021.

Namun, sebutnya, pembahasan Raperda ini jelas-jelas telah melebihi ketentuan yang diatur dalam PP nomor 6 tahun 2021 tersebut di atas.

“Fraksi PDI Perjuangan mencatat bahwa hal ini mengindikasikan adanya inefektivitas dan inefisiensi kinerja eksekutif dalam upaya menata sistem dan iklim penanaman modal yang baik dan sehat,” tandas Agatha.

“Harus dijelaskan, mengapa perda yang sangat penting ini diajukan sangat jauh melewati batas maksimal yang diatur oleh PP nomor 6 tahun 2021,” sambung legislator dari dapil Surabaya tersebut.

Pihaknya juga mendorong Pemprov Jatim melakukan langkah-langkah konsultasi secara komprehensif dengan para pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun pelaku usaha. Menurutnya, hal ini demi menghadirkan tata kelola yang lebih baik dalam mempersiapkan Raperda tersebut.

Fraksi PDI Perjuangan, imbuhnya, sangat memahami bahwa perkembangan aturan perundangan pada periode 2019-2021 telah menyebabkan munculnya kondisi-kondisi tertentu yang menyebabkan perlunya perubahan pada Perda yang ada.

Demikian pula dinamika sektor usaha terkait kegiatan penanaman modal, telah membutuhkan sentuhan kebijakan baru yang lebih komprehensif.

“Harapannya, akan terbangun gairah dari para investor untuk menanamkan modalnya di Jawa Timur, dan semangat pelayanan tinggi serta akurat dari birokrasi di sektor tersebut,” tutupnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...