oleh

Tanam ‘Tameng Bencana’ di Puger, HPL: 5 Tahun Lagi Indah dan Sejuk

JEMBER – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Hari Putri Lestari bekerja sama dengan BPBD Jatim menggelar sosialisasi mitigasi bencana dan penanaman 1.000 pohon cemara udang di Pantai Tawang Samudera, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Minggu (11/4/2021).

Legislator yang duduk di Komisi E DPRD Jatim ini mengatakan, bahwa kegiatan penanaman pohon ini adalah untuk terus memotivasi serta memberi edukasi masyarakat Jember agar lebih peduli menjaga kelestarian alam, utamanya daerah pinggiran pantai dengan cara menanam pohon.

Politisi Banteng yang akrab disapa HPL tersebut juga menjelaskan bahwa dampak dari penanaman pohon selain tetap menjaga kelestarian lingkungan, juga akan menjadi tameng untuk mencegah terjadinya bencana alam, seperti tsunami dan abrasi.

“Secara pribadi maupun selaku Komisi E, saya lebih mengutamakan pencegahan, karena relatif lebih murah dan memungkinkan dibandingkan jika sudah terjadi bencana maka penanganannya relatif mahal dan sulit,” ungkapnya.

Dia mengingatkan, bencana itu tidak bisa diprediksi kapan terjadinya, setiap saat dapat terjadinya. Namun yang paling penting adalah adanya kesadaran untuk mencegah terjadinya bencana dan dengan menanam pohon.

“Kita tidak pernah tahu kapan bencana itu dating, namun yang jelas kita harus antisipasi dengan kesiapsiagaan. Hari ini kita ikhtiar dengan menanam 1.000 pohon Cemara Udang dengan harapan dapat meminimalisir jika kejadian terburuk benar-benar terjadi,” terang HPL.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini menambahkan, kegiatan ini akan mampu membentuk ekosistem baru yang ada di pantai selatan yang bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata. Karena dalam waktu 5 tahun pohon Cemara yang ditanam ini akan terlihat indah dan sejuk, dan nanti mampu menjadi destinasi wisata baru di Kecamatan Puger.

“Pohon-pohon ini selama 5 tahun kedepan akan tumbuh menjadi ekosistem baru ketika yang membuat pantai ini lebih rindang dan hijau, sehingga dapat dikelola menjadi destinasi wisata,” pungkasnya. (ryo/pr)