JEMBER – Kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Jember menggelar sillaturahmi dengan senior partai. Acara bertajuk “mohon arahan senior” ojo pedhot oyot ! Minggu (4/1/2026) itu diselenggarakan di hall kantor DPC PDIP Jember.
Tak kurang dari 25 senior partai yang kini masih bersemangat mendukung arah perjuangan partai hadir dan memberikan masukan kepada 21 pengurus baru DPC.
Ketua DPC PDI Perjuangan Widarto, S.S di sela-sela acara mengatakan, ide silaturahmi dengan para senior partai itu tak lebih untuk menjaga api perjuangan yang diwariskan bapak bangsa, Ir Soekarno.
Dia meyakini meski saat ini era digital dan keberadaan fitur artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan mendominasi dalam kehidupan sosial, namun semangat juang dan ideologi tak dimiliknya.
Untuk itu kehadiran senior menjadi penting sebagai keteladanan semangat untuk membesar partai.
“AI itu tidak punya perasaan, sementara perjuangan membutuhkan rasa semangat dan penanaman ideologi. Oleh karenanya di acara ini kami mengkombinasikan semangat perjuangan di era digital untuk membesarkan partai,” jelas Widarto disambut aplaus undangan.
Sementara di tempat sama, Sentot Sutarto yang akrab dikenal Om Yongki menyatakan kebanggaannya karena acara silaturami dengan para senior partai diinisiasi oleh DPC setempat.
Baginya, acara silaturahmi itu penting karena di era digitital seperti saat ini semua serba template. Sehingga hal-hal mendasar perjuangan membesarkan organinasi kurang bernyawa.
Selain Om Yongki, mantan anggota DPRD Jember tiga periode H Mochamad Asir, anggota legislatif tahun 1999-2004 Yayak, dan mantan sekretaris DPC Bambang Wahjoe, serta purnawirawan dosen Fakultas Hukum Universitas Jember Dr Djayus juga ikut memberikan kritik dan saran untuk kebesaran partai.
Acara yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga 17.00 itu ditutup oleh Ketua DPC Widarto. Dalam pidato penutupnya Widarto menegaskan semua masukan kritik dan saran sudah dicatat sebagai bahan koreksi untuk berjalannya organisasi. (art/pr)