Sabtu
18 Juli 2026 | 2 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Syaifuddin Zuhri: Pemerataan Pembangunan dan Kualitas Lingkungan Masih Jadi PR Besar Surabaya

pdip jatim 260507 kaji ipuk

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan pemerataan pembangunan antarwilayah dan peningkatan kualitas lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah besar Kota Surabaya di usia ke-733.

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menegaskan masih terdapat pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dituntaskan dalam pembangunan Kota Surabaya, terutama terkait pemerataan pembangunan antarwilayah serta peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Syaifuddin dalam momentum peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang diraih Kota Pahlawan patut diapresiasi, namun tidak boleh mengurangi fokus terhadap tantangan yang masih dihadapi masyarakat.

“Masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan seluruh warga Surabaya,” ujar Syaifuddin di Surabaya, dikutip Sabtu (30/5/2026).

Dia menilai transformasi pembangunan Surabaya dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, khususnya pada masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Kemajuan tersebut terlihat dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang didukung melalui kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, arah pembangunan kota selama ini telah menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas utama. Alokasi belanja pembangunan difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, penanganan banjir, perbaikan infrastruktur jalan, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, digitalisasi pelayanan publik dan pembangunan berbasis kampung juga dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat.

DPRD Kota Surabaya, lanjut Syaifuddin, melihat berbagai indikator pembangunan sosial mulai menunjukkan hasil positif. Penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan stunting dinilai menjadi cerminan dari efektivitas sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Program bantuan sosial, beasiswa pendidikan, pelatihan kerja, pemberdayaan UMKM, hingga layanan kesehatan ibu dan anak melalui puskesmas dan posyandu menjadi bagian dari intervensi pemerintah yang mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Dari sisi pengangguran, pemerintah kota juga mendorong pelatihan tenaga kerja dan pembukaan peluang usaha berbasis ekonomi kerakyatan,” kata Cak Ipuk, sapaan akrab Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut.

Meski demikian, DPRD menilai tantangan pembangunan ke depan tidak semakin ringan. Pemerataan pembangunan antara kawasan pusat kota dengan wilayah pinggiran masih memerlukan perhatian serius, termasuk dalam penyediaan infrastruktur dasar yang berkualitas.

Selain pembangunan jalan dan drainase, DPRD juga menyoroti pentingnya penguatan sistem transportasi publik, pengelolaan sampah yang berkelanjutan, penanganan kawasan rawan banjir, serta peningkatan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Syaifuddin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Ke depan, DPRD memandang Surabaya perlu terus diarahkan menjadi kota modern yang tetap humanis dan inklusif dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Penguatan digitalisasi layanan publik, pengembangan transportasi ramah lingkungan, perluasan ruang terbuka hijau, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta penguatan sumber daya manusia menjadi agenda strategis yang perlu terus didorong.

Selain itu, penguatan ekonomi kreatif, UMKM, dan inovasi anak muda juga dinilai penting untuk menjaga daya saing Surabaya tanpa meninggalkan aspek kesejahteraan sosial masyarakat.

Menurut Syaifuddin, momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 harus menjadi refleksi bersama bahwa pembangunan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah kota, kami optimistis Surabaya akan terus tumbuh menjadi kota yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep memberikan dukungan terhadap penguatan peran madrasah diniyah sebagai lembaga ...