Jumat
18 September 2026 | 3 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Suyono Wiling Bersama Warga Sidokerto Gotong Royong Perbaiki Jalan dan Selokan

pdip-jatim-dprd-magetan-110422-suyono-wiling-a

MAGETAN – Gotong royong itu nyata adanya. Salah satu wujudnya, seperti tampak dalam kerja bersama antara anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan, Suyono Wiling, dengan warga Desa Sidokerto Kecamatan Sidorejo saat memperbaiki jalan dan selokan.  

Kegembiraan terlihat dari wajah-wajah warga Desa Sidokerto saat melaksanakan kerja bakti di Bulan Ramadan. Dalam suasana guyub rukun, mereka bergotong royong memperbaiki jalan dan saluran pembuangan air.

Semangat warga bertambah dengan kehadiran wakil rakyat dari PDI Perjuangan, Suyono dalam acara itu. Apalagi, Suyono Wiling hadir tidak untuk ongkang-ongkang kaki, namun langsung ikut bekerja seperti membantu mengusung material tanah.

“Sudah jadi kewajiban kami sebagai wakil rakyat selalu hadir bersama masyarakat,” ungkap Suyono kepada pdiperjuangan-jatim.com, Senin (11/4/2022).

Ketua Komisi D ini menyampaikan, gotong royong berupa pembantingan tulang bersama-sama untuk memperbaiki infrastruktur desa. Tak cuma itu, warga juga berpatungan dalam membeli material yang dibutuhkan. Suyono sendiri mengaku memberikan motivasi berupa bantuan material.

“Gotong royong adalah ajaran turun temurun dari nenek moyang, yang digali Bung Karno dan dituangkan sebagai Pancasila. Dan lima dasar berbangsa dan bernegara itu, kata Bung Karno, jika diperas menjadi eka sila adalah: Gotong Royong,” kata Suyono Wiling.

Warga di lokasi kerja bakti mengaku gembira dengan gotong royong tersebut.

“Kami tentu saja berterima kasih kepada Pak Yono Wiling yang selalu mendukung dan hadir dalam gotong royong,” ungkap Priyo Bekti salah seorang tokoh pemuda setempaf di lokasi kerja bakti.

Dijelaskan Suyono, kerja bakti juga sebagai wujud kebersamaan dan keterlibatan masyarakat dalam membangun lingkungan masing-masing. Kerja bakti sebagai kesadaran masyarakat kebalikan dari sikap gemar menghujat dan menyalahkan semata tanpa berbuat dan memberi solusi yang belakangan mulai menggejala.

Saiyeg saeka praya, saiyeg saeka kapti. Bekerja secara gotong royong dengan kebulatan tekad dan hati yang mulia, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” ungkap Suyono menyitir peribahasa Jawa.  

Warga di lokasi kerja bakti mengaku gembira dengan gotong royong tersebut.

“Kami tentu saja berterima kasih kepada Pak Yono Wiling yang selalu mendukung dan hadir dalam gotong royong,” ungkap Priyo Bekti salah seorang tokoh pemuda setempaf di lokasi kerja bakti. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...