Rabu
26 Agustus 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Susuri Sejarah Kampung Peneleh, Risma Temukan Lukisan Tangan Bung Karno

pdip-jatim-risma-susuri-peneleh

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengisi akhir pekan dengan menelusuri jejak sejarah di Kampung Peneleh, Surabaya, Sabtu (18/5/2019). Risma memulai penelusurannya dari Jalan Lawang Seketeng IV RW 15 Kelurahan Peneleh.

Beberapa sesepuh setempat menjelaskan, setiap bangunan kuno di tempat itu memiliki nilai sejarah. Salah satunya, Langgar Dukur Kayu Lawang Seketeng yang konon dibangun sejak 1893.

Bangunan mushola tingkat dua itu memang terlihat kuno. Namun, bangunan itu terlihat masih bersih. Di depan langgar itu, warga juga menunjukkan manuskrip kuno dan benda-benda lainnya yang unik.

Setelah itu, Risma beserta jajarannya melihat makam tumpuk yang bangunannya juga sangat kuno.

Penelusuran selanjutnya ke sebuah rumah kuno dan unik yang ternyata di dalam rumah itu diduga terdapat lukisan tangan Bung Karno. Bahkan, ada pula meja yang diduga merupakan meja peninggalan Bung Tomo.

Risma pun diajak masuk ke dalam rumah kuno itu. Di dalam rumah itu, desain-desain bangunan rumahnya masih asri, termasuk lantai-lantainya yang unik. “Kalau bisa rumah ini ditetapkan bangunan cagar budaya saja,” kata Risma.

Risma kemudian berpindah ke lokasi lain di Pandean Gang 1. Di gang itu, terdapat Sumur Jobong Majapahit yang sudah didesain sedemikian rumah oleh Pemkot Surabaya.

Dari informasi yang tertulis di penutup sumur, Sumur Jobong ini terbuat dari bahan terakota. Sumur Jobong seperti ini banyak terdapat pada situs-situs permukiman pada masa Hindu Buddha, khususnya di Trowulan yang merupakan bekas Ibu Kota Majapahit. 

Di sana, Risma juga sempat membuka beberapa dokumen hasil kajian tim dari Trowulan tentang Sumur Jobong tersebut.

Risma mengatakan, di masa lampau ada cerita bahwa Kota Surabaya itu bernama Ujung Galuh. Dengan adanya bukti-bukti sejarah ini, kata Risma, maka benar bahwa Surabaya itu jadi kota pada zaman Majapahit.

Oleh karena itu, bukti sejarah ini bisa menjadi situs dan kawasan yang dilindungi, sehingga nantinya bisa dimanfaatkan untuk turisme di Surabaya.

“Kita butuh waktu untuk merangkai sebuah cerita antara data yang ada di buku sejarah dengan hasil temuan kita di lapangan. Memang sulit tapi bukan tidak bisa, butuh biaya dan waktu,” ujar Risma.

Menurut dia, di kampung ini pasti ada sebuah cerita yang terkait dengan masa lampau atau bahkan pada abad sebelum kolonial. Karena itu, data dalam buku-buku sejarah dan temuan di lapangan akan dikumpulkan agar bisa merangkai keterkaitan cerita dan sejarah yang ada.

“Yang paling penting jangan sampai keterkaitan sejarah ini hilang begitu saja,” tutur Risma.

Dia menambahkan, benda-benda unik di kampung Peneleh juga akan diteliti dan digandengkan cerita-ceritanya, sehingga diharapkan akan diketahui bahwa kawasan tersebut berkembang pada masa apa. Jika berhasil menggandengkan cerita-cerita itu, dia yakin bahwa cerita itu akan lebih bagus dan menarik daripada cerita di Eropa.

“Makanya nanti suatu saat ini dibuat serangkaian cerita. Apalagi kawasan ini sudah termasuk kawasan cagar budaya,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Dorong NU Fokus pada Agenda Keumatan

JAKARTA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak ...
KRONIK

Sonny Minta Data Desil Warga Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso Divalidasi Ulang

BANYUWANGI – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan di Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, meminta ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Anggaran Banner Rp4,46 Miliar

JEMBER – DPRD Jember menyoroti anggaran pencetakan atribut sosialisasi pemerintah. Setelah biaya stiker bantuan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Anggaran Mitigasi Bencana, Dorong Malang Bertransformasi Jadi Kota Tangguh

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang meminta Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi momentum memperkuat ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Ajak Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngunut Ulangi Kejayaan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengajak pengurus Ranting dan Anak ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...