Minggu
25 Oktober 2026 | 6 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei Teranyar, 84% Warga Kabupaten Kediri Inginkan Dhito Kembali Jadi Bupati

pdip-jatim-240617-survei-masbup-1

KEDIRI – Mayoritas masyarakat Bumi Panjalu menginginkan Bupati Hanindhito Himawan Pramana untuk kembali memimpin Kabupaten Kediri di periode selanjutnya. Hal ini dipengaruhi oleh kinerjanya yang dinilai memuaskan selama 3 tahun terakhir.

5 Bulan menjelang Pilkada 2024, namanya terus menguat dan menjadi perhatian bagi masyarakat.

Banyak faktor yang mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap bupati berusia 31 tahun tersebut. Seperti kedekatan kepada masyarakat hingga keberhasilan merealisasikan berbagai program yang dicanangkan.

Hal ini diketahui dari hasil survei terbaru yang dilakukan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) periode 5 – 12 Juni 2024. Hasil survei ini menyebutkan 84 persen masyarakat Kediri menginginkan Dhito kembali menjadi bupati di periode selanjutnya.

“Pemilih pada umumnya juga masih menginginkan Hanindhito kembali menjadi Bupati Kediri,” terang Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, Minggu (16/6/2024).

Hasil survei itu disebutkan makin memantapkan langkah politik Dhito untuk kembali memenangkan kontestasi Pilkada 2024. Masyarakat cenderung akan memilih bupati yang telah membawa dampak positif besar bagi wilayahnya.

Survei SMRC juga menemukan tingkat kepuasan yang tinggi kepada Dhito, yakni sebesar 87 persen. Hanya 11 persen menyatakan kurang atau tidak puas, sisanya mengaku belum atau tidak memberikan pendapat.

“Hanindhito jauh unggul atas calon-calon lain di antaranya karena kinerjanya sebagai bupati dinilai memuaskan oleh pemilih pada umumnya sebesar 87 persen,” terang Deni.

Diketahui, selain Dhito, nama Deny Widyanarko akhir-akhir ini mulai muncul sebagai bakal calon bupati. Untuk melawan bupati petahana, Owner Tajimas Group tersebut harus memiliki program dan arah politik yang jelas.

Salah satu pengamat politik sekaligus Dosen Prodi Ilmu Politik, FISIP Universitas Brawijaya, Johan Wahyudi berpendapat, setiap kontestan Pilkada memiliki peluang.

Namun, syarat untuk mampu mengimbangi petahana adalah dengan membawa narasi perubahan yang terarah. “Arah perubahan harus jelas untuk melawan petahana,” katanya.

Sebagai informasi, Survei yang dilakukan SMRC ini menggunakan metode multistage random sampling terhadap masyarakat Kabupaten Kediri berusia di atas 17 tahun. Sedangkan survei tersebut menyasar pada 1.210 responden dengan margin of error 2,9 persen. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...
KRONIK

Gandrung Sewu 2026, saat Keanggunan Tradisi Berpadu dengan Kemegahan Teknologi Pertunjukan

BANYUWANGI – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026, yang perdana digelar malam hari berlangsung megah, di ...
KRONIK

Bunda Nia Lepas Karnaval PAUD, Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Karakter Anak

SUMENEP – Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak orang tua dan masyarakat untuk memperkuat ...
KABAR CABANG

Merah Muda Fest, PDIP Surabaya Ajak 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran

SURABAYA – Sekitar 200 anak muda mengikuti aksi bersih-bersih pantai dan laut Kenjeran yang digelar DPC PDI ...
LEGISLATIF

6.000 Liter Pertalite Masih di Tangki, Guntur Wahono Desak Pengawasan BBM Diperketat

SURABAYA – Pengawasan distribusi BBM bersubsidi di Jawa Timur perlu diperketat menyusul temuan sekitar 6.000 liter ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Magetan Buka Water Station Napak Tilas, Usul Festival Sejarah untuk Anak Muda

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membuka water station untuk mendukung peserta Napak Tilas dalam ...