SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mempersembahkan trofi Adipura Kencana ke-7 kepada seluruh masyarakat Kota Pahlawan. Trofi Adipura Kencana itu dikirab mulai dari depan Gedung Graha Pena Jalan Ahmad Yani hingga ke halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (1/3/2023).
Dalam kirab tersebut, Eri Cahyadi didampingi Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya Rini Indriyani, jajaran Asisten dan segenap jajaran PD di lingkungan pemerintah kota (Pemkot) setempat.
Di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Taman Surya, rombongan kirab Adipura Kencana disambut siswa siswi SD-SMP dan masyarakat Kota Pahlawan.
Sesampainya di halaman Taman Surya, ribuan pasukan penyapu jalan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) menyambut kehadiran piala Adipura Kencana yang dibawa Eri.

“Matur nuwun kepada seluruh anggota DLH, tim DSDABM yang menjaga Kota Surabaya tetap bersih, dan tidak mengenal kata menyerah. Matur nuwun untuk seluruh RT, RW, LPMK, juga Kader Surabaya Hebat (KSH) yang sudah luar biasa,” seru Eri Cahyadi setiba di Balai Kota.
Dia mengatakan, saat ini Surabaya tidak hanya meraih Adipura Kencana 2022, tapi juga penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional yang diraih anak-anak SD-SMP se-Kota Surabaya.
Pemkot juga meraih penghargaan Proklim yang sebelumnya diikuti KSH, RT, RW, LPMK, dan seluruh masyarakat di perkampungan Kota Surabaya. Selain Adipura Kencana, Adiwiyata Mandiri, Adiwiyata Nasional, dan Proklim, juga ada piala Nirwasita Tantra.
“Diraihnya piala Adipura Kencana ini bukan untuk wali kota, tapi ini untuk seluruh warga Surabaya yang sangat luar biasa mencintai kotanya. Insya Allah piala Adipura Kencana tidak saya letakkan di Balai Kota, tapi saya letakkan di kecamatan se-Surabaya secara bergiliran,” ucap dia.

Diletakkannya piala Adipura Kencana di kantor kecamatan secara bergilir itu merupakan bentuk guyub rukun dan gotong royongnya warga Surabaya.
Dengan diraihnya penghargaan ini, dia berharap warga Surabaya terus menjaga rasa guyub rukun dan gotong royong.
Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu mengungkapkan, penghargaan ini menjadi kado terindah selama dua tahun kepemimpinan dirinya bersama Wakil Wali Kota Armuji. Dia minta warga Surabaya tidak membeda-bedakan satu sama lain, terlebih antara wali kota dengan warganya.
“Kita adalah saudara, maka tidak ada beda wali kota dengan warganya. Kita adalah saudara, hablum minannas kita harus kita jaga hingga akhirat nanti. Itulah budaya arek Suroboyo,” tuturnya. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










