Minggu
08 November 2026 | 1 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sumur Warga Tercemar BBM, Fraksi PDI Perjuangan Jember Minta SPBU Tanggung Jawab

pdip-jatim-dprd-jember-112421-tabroni

JEMBER – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Tabroni, menyikapi soal polemik air sumur warga di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, yang diduga tercemar BBM dari salah satu SPBU di daerah tersebut

Menurut Tabroni, jika terbukti sumur warga tercemar akibat kebocoran BBM, pihak SPBU harus bertanggung jawab dan segera menyelesaikan persoalan tersebut. Biasanya, sebelum membangun SPBU, pengusaha tentunya melakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Selain itu, juga harus mendapatkan izin lingkungan.

“Nah, itu adalah satu persyaratan awal agar SPBU itu bisa dibangun. Kalau ke depan ada masalah, misalnya dugaan kebocoran seperti ini, maka dampak lingkungan yang timbul itu haruslah menjadi tanggungjawab pemilik SPBU,” ujar Tabroni, Jumat (28/10/2022).

Tabroni juga menjelaskan, salah satu bentuk tanggung jawab yang bisa dilakukan oleh pihak SPBU ialah dengan mengumpulkan warga sekitar, yang air sumurnya diduga terdampak BBM, untuk kemudian bermediasi dan mencari solusi agar kasus tersebut segera terselesaikan.

“Intinya harus ada bentuk tanggung jawab, bisa dengan mengundang masyarakat untuk bermediasi dengan pihak SPBU sehingga persoalan ini bisa segera tertangani,” terangnya

Wakabid Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Jember itu pun menawarkan, jika nanti hasil mediasi antara warga dan pihak SPBU deadlock, maka pihaknya di DPRD siap membantu.

“Kita (DPRD, red) siap mempertemukan antara warga yang terdampak, dengan SPBU untuk duduk bersama, untuk mencarikan jalan keluarnya bersama-sama. Silakan bersurat dan bisa jadwalkan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, jika benar pencemaran itu berasal dari rembesan BBM, Tabroni juga meminta pihak SPBU untuk memberikan kompensasi atas kerugian maupun dampak negatif yang dirasakan warga.

“Makanya perlu dilakukan duduk bersama. Jadi, pengusaha SPBU tidak boleh abai atau tidak peduli terhadap situasi yang sedang terjadi. Sekali lagi, pihak SPBU harus bertanggungjawab menjelaskan kepada masyarakat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Soekarno Run Blitar Tembus 5.000 Pelari, Hotel Penuh dan UMKM Ikut Bergerak

BLITAR — Soekarno Run Blitar 2026 melampaui target awal 4.200 peserta. Antusiasme masyarakat membuat jumlah pelari ...
KRONIK

Pagelaran Campursari Tombo Ati Bojonegoro, Merawat Seni Tradisi dan Penggerak Ekonomi

BOJONEGORO – Alunan musik campursari dan gelak tawa warga membahana di Lapangan Desa Sambongrejo, Kecamatan ...
KRONIK

Soekarno Run Lewati Istana Gebang dan Makam Bung Karno, Eri Cahyadi: Tanamkan Semangat Berdikari

BLITAR — Lintasan Soekarno Run 2026 yang melewati kawasan Istana Gebang dan Makam Bung Karno bukan sekadar rute ...
KRONIK

Candra PDIP Dorong Watu Ulo Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Destinasi Wisata

JEMBER – Potensi wisata bahari Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, dinilai belum tergarap maksimal untuk ...
SEMENTARA ITU...

Prajurit TNI Asal Trenggalek Gugur dalam Misi Karhutla, Bupati Arifin: Kami Bangga sekaligus Berduka

TRENGGALEK — Pengabdian Sersan Satu (Sertu) Anumerta Heri Prasetyo kepada negara berakhir dalam misi pemadaman ...
HEADLINE

Antusiasme Soekarno Run Membeludak, PDI Perjuangan Jatim Buka Polling Tentukan Kota Berikutnya

BLITAR — Antusiasme masyarakat mengikuti Soekarno Run di Jawa Timur bakal menjadi penentu lokasi penyelenggaraan ...