Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sumur Warga Tercemar BBM, Fraksi PDI Perjuangan Jember Minta SPBU Tanggung Jawab

pdip-jatim-dprd-jember-112421-tabroni

JEMBER – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Tabroni, menyikapi soal polemik air sumur warga di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, yang diduga tercemar BBM dari salah satu SPBU di daerah tersebut

Menurut Tabroni, jika terbukti sumur warga tercemar akibat kebocoran BBM, pihak SPBU harus bertanggung jawab dan segera menyelesaikan persoalan tersebut. Biasanya, sebelum membangun SPBU, pengusaha tentunya melakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Selain itu, juga harus mendapatkan izin lingkungan.

“Nah, itu adalah satu persyaratan awal agar SPBU itu bisa dibangun. Kalau ke depan ada masalah, misalnya dugaan kebocoran seperti ini, maka dampak lingkungan yang timbul itu haruslah menjadi tanggungjawab pemilik SPBU,” ujar Tabroni, Jumat (28/10/2022).

Tabroni juga menjelaskan, salah satu bentuk tanggung jawab yang bisa dilakukan oleh pihak SPBU ialah dengan mengumpulkan warga sekitar, yang air sumurnya diduga terdampak BBM, untuk kemudian bermediasi dan mencari solusi agar kasus tersebut segera terselesaikan.

“Intinya harus ada bentuk tanggung jawab, bisa dengan mengundang masyarakat untuk bermediasi dengan pihak SPBU sehingga persoalan ini bisa segera tertangani,” terangnya

Wakabid Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Jember itu pun menawarkan, jika nanti hasil mediasi antara warga dan pihak SPBU deadlock, maka pihaknya di DPRD siap membantu.

“Kita (DPRD, red) siap mempertemukan antara warga yang terdampak, dengan SPBU untuk duduk bersama, untuk mencarikan jalan keluarnya bersama-sama. Silakan bersurat dan bisa jadwalkan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, jika benar pencemaran itu berasal dari rembesan BBM, Tabroni juga meminta pihak SPBU untuk memberikan kompensasi atas kerugian maupun dampak negatif yang dirasakan warga.

“Makanya perlu dilakukan duduk bersama. Jadi, pengusaha SPBU tidak boleh abai atau tidak peduli terhadap situasi yang sedang terjadi. Sekali lagi, pihak SPBU harus bertanggungjawab menjelaskan kepada masyarakat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...