MAGETAN – Ketua DPRD Sujatno dan Joko Suyono Anggota Fraksi PDI Perjuangan Sekaligus sebagai Dewan Pendiri Ikatan Jurnalis Magetan (IJM) hadir dalam seminar bertajuk Peran Masyarakat dalam menangkal hoax (kabar bohong). Acara diselenggarakan oleh IJM di gedung pertemuan Pojoksari Kecamatan Sukomoro, Jumat (11/9/2022)
Ketua DPRD Sujatno dalam awal sambutannya menyampaikan ucapan Hari Pers Nasional 2022. Semoga insan pers dapat selalu bersinergi baik dengan ekskutif maupun legsilatif dalam penyampain informasi.
“Sebagai salah satu pilar demokrasi pers harus berperan serta dalam penyampaian informasi ke publik secara benar sesuai fakta,” ucap Sujatno yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan ini.
Lebih lanjut Sujatno mengatakan peran pers sangat strategis dalam menangkap berita hoax, yakni dengan menyajikan pemberitaan yang benar, sesuai fakta, dan berimbang dalam penyajiannya. Pers harus independen, memihak kebenaran dan kepentingan rakyat, serta tidak takluk pada kepentingan pemodal.
Sementara itu Joko Suyono sebagai salah satu Dewan Pendiri dan Pembina Ikatan Jurnalis Magetan menyampaikan ucapan selamat hari pers nasioanal dan mengajak kepada semua insan pers untuk selalu bekerja sesuai kaidah jurnalistik baik UU Pers maupun kode etik jurnalistik.

“Jadilah wartawan profesioanal yang bekerja sesuai aturan dan independen,” ujar JKS panggilan akrab Joko Suyono.
Bertepatan dalam HPN ini, kita bersama berdiskusi dalam Forum Seminar ini kami mengajak insan pers untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menerima dan mencerna segala informasi.
Apalagi saat ini tehnologi informasi berkembang begitu dahsyatnya sehingga kadang informasi yang diterima masyarakat bukan produk pers namun medsos. Dan tidak jarang informasi yang diterima masyarakat adalah hoax yang dapat menimbulkan kegaduhan.
Saat ini di berbagai medsos banyak orang menyebarluaskan tulisan-tulisan berita hoax padahal itu bukan produk pers. Sehingga hal itu menjadikan informasi yang simpang siur berdampak menjadikan kegaduhan di masyarakat.
“Marilah kita bersama insan pers memberikan edukasi kepada masyarakat agar berhati-hati dalam menerima informasi bahkan share berita yang belum jelas,” pungkas Joko Suyono. (rud/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










