Selasa
25 Agustus 2026 | 9 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sugiri Sebut Kawasan MRMP Ikon Baru Wisata Kabupaten Ponorogo

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-11072024

SURABAYA – Kabupaten Ponorogo, yang selama ini dikenal dengan kekayaan pertaniannya, kini tengah bertransformasi untuk mengembangkan sektor pariwisata budaya.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyatakan komitmennya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai sektor, dengan fokus utama pada pariwisata budaya.

“Kami berusaha menumbuhkan Kabupaten Ponorogo, tetapi di luar pertanian. Pertanian memang andalan kami, tetapi sebagai pemimpin di Ponorogo, kami berusaha untuk melakukan percepatan di berbagai sektor,” ujar Sugiri, Minggu (28/7/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu menekankan pentingnya menjaga warisan budaya leluhur, seperti budaya santri dan kesenian Reog Ponorogo, sebagai upaya memberikan ruh yang terus hidup bersama masyarakat Ponorogo. Salah satu proyek besar yang tengah dalam proses pembangunan adalah Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Gunung Giri Seto, Desa Sampung, Kecamatan Sampung.

“Kami tengah dalam progres pembangunan Monumen Reog yang sudah mencapai 61 persen. Monumen dengan tinggi total 126 meter ini ditargetkan selesai pada Desember 2024,” terangnya.

Monumen Reog tersebut terdiri atas 26 lantai, di mana lantai 1-14 adalah gedung, sementara lantai 15-26 adalah patung reog itu sendiri. Dari total tinggi monumen 126 meter, patung reog tingginya mencapai 60 meter dan lebarnya 31 meter.

Sugiri optimis, monumen reog akan menjadi daya tarik wisata baru yang akan mengundang banyak pengunjung ke Ponorogo. Kawasan MRMP sendiri berdiri di lahan seluas 29 hektare dan diharapkan menjadi ikon wisata baru di Ponorogo.

Selain Monumen Reog dan Museum Peradaban, kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas hiburan seperti taman dan lainnya di sekitar lokasi.

“Monumen Reog dan Museum Peradaban nantinya menjadi calon ikon wisata baru di Kabupaten Ponorogo,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sugiri menjelaskan, kesenian Reog Ponorogo akan diakui oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) pada Desember mendatang.

“Utamanya, pembangunan ini adalah pembangunan yang berbasis kebudayaan dengan memperhatikan lingkungan. Sehingga budaya kita lestari, pembangunan dapat berkelanjutan, dan kita tetap dapat menjaga lingkungan,” tegasnya.

Sugiri meyakini, pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis kebudayaan ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Ponorogo.

Dengan adanya Monumen Reog dan Museum Peradaban, Sugiri berharap dapat membuka peluang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat Ponorogo untuk mendukung proyek tersebut agar bisa berjalan lancar dan sesuai target.

“Pembangunan ini bukan hanya tentang fisik bangunan, tetapi juga tentang semangat dan identitas kita sebagai warga Ponorogo. Mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya kita, sambil terus berinovasi untuk kemajuan daerah,” pungkasnya. (yol/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...
OLAHRAGA

Kalah 1-3, Banteng Jatim Ucapkan Selamat kepada Banteng Papua Raya, Evaluasi Teamwork

SURABAYA – Tim Banteng Jatim menutup perjalanan di Soekarno Cup 2026 dengan mengakui keunggulan Banteng Papua Raya. ...