Kamis
08 Oktober 2026 | 4 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sudah Puluhan Tahun Tidak Hidup, Mas Dhito Kukuhkan Pengurus GOW

pdip-jatim-220127-gow-kediri-kab-1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengukuhkan kepengurusan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kediri periode 2022-2027 di Pendopo Panjalu Jayati, Rabu (26/1/2022).

Dengan dikukuhkannya pengurus baru GOW yang sudah puluhan tahun tidak hidup itu, dia minta organisasi kewanitaan di Kabupaten Kediri bisa saling bersinergi dan berkoordinasi.

“Saya berharap organisasi kewanitaan ini bisa terus berlanjut dan berkembang,” kata Mas Dhito, sapaan lekatnya, Rabu (26/1/2022).

Data statistik menunjukkan, populasi jumlah penduduk Kabupaten Kediri didominasi kaum perempuan, sebanyak 50,56 persen.

Jumlah itu, menurut Mas Dhito, menunjukkan perempuan memiliki potensi sebagai fondasi pembangunan Pemkab Kediri.

“Sekarang ini peran dari perempuan di Kabupaten Kediri sangat-sangat diperlukan,” ujar bupati yang juga kader PDI Perjuangan ini.

Dia mencontohkan ketika ada kasus bayi stunting, atau kekurangan gizi, organisasi kewanitaan yang paling bertanggung jawab.

Kemudian, bagaimana caranya bisa mengajak supaya anak-anak di Kabupaten Kediri sadar gizi dengan gemar makan ikan, hal itu pun diakui organisasi kewanitaan yang paling banyak berperan.

“Masalah itu kalau laki-laki yang menyelesaikan tidak akan pernah bisa selesai, karena kekuatan dan kemampuan itu ada pada ibu-ibu (perempuan),” jelas Mas Dhito.

Melihat peran pentingnya organisasi kewanitaan itu, dia berharap kepengurusan GOW yang baru saja dikukuhkan dapat mengambil peran dalam pembangunan di Kabupaten Kediri.

Pihaknya juga berharap kiprah organisasi kewanitaan tersebut dapat terdengar sampai pemerintah provinsi.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan, arahan Mas Dhito menjadi motivasi organisasi kewanitaan untuk bangkit dan bersinergi menyelesaikan beberapa masalah termasuk stunting di Kabupaten Kediri.

Untuk saat ini, diakui ada 23 organisasi kewanitaan yang masuk dalam GOW. “Nanti konsen kita ke permasalahan perempuan dan anak misal kekerasan seksual, stunting. Itu jadi fokus kita,” kata Dewi yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kediri itu.

Selain program GOW sendiri, imbuh perempuan yang akrab disapa Mbak Dewi itu, tiap organisasi kewanitaan yang tergabung dalam GOW nantinya akan ikut membantu menyukseskan program pemerintah melalui organisasi masing-masing. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...