Kamis
04 Juni 2026 | 2 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sowan ke PCNU, Bupati Sugiri Minta Restu dan Dukungan untuk RPH Halal

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-19122022

PONOROGO – Rumah potong hewan (RPH) halal yang belum lama diresmikan kini terancam macet. Pasalnya para jagal sapi di Ponorogo enggan menggunakan RPH halal itu dan lebih senang melakukan pemotongan hewan di luar RPH halal atau sembarang tempat.

Menghadapi hal tersebut, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, akan berupaya meminta para jagal untuk memanfaatkan RPH di Kecamatan Jetis itu. Untuk itu, pihaknya meminta restu dan dukungan dari para tokoh Nahdlatul Ulama (NU) untuk membantu mengingatkan para jagal itu.

“Nyuwun dukungan para kiai, RPH halal yang sudah diresmikan beberapa waktu lalu, sulit untuk mengajak para jagal untuk menyembelih (sapi) di sana,” ujar Bupati Sugiri saat silaturahmi di Kantor PCNU Ponorogo Sabtu, (17/12/2022).

Di hadapan Ketua PCNU Ponorogo, Rois PC NU, dan ratusan warga Nahdliyin PCNU, MWC hingga Ranting, serta Banom NU Ponorogo, Bupati Sugiri menyampaikan untuk terus meminta para jagal untuk menggunakan RPH tersebut demi keselamatan bersama.

“Saya akan ajak jagal untuk menyembelih di sana. Kami ingin daging yang yang disembelih memenuhi syar’i. Hewannya sehat, pemotongan sah,” terangnya.

Kang Giri, sapaan akrab Bupati Sugiri, juga menjelaskan, saat ini para jagal sebagian besar menyembelih hewan sapi di tempat masing-masing yang sulit dikontrol standarnya, baik dari sisi keabsahan, standar kesehatan maupun daging hasil penyembelihan itu sendiri. Sebab kalau dilakukan di RPH halal semua keperluan sudah tersedia.

“Kalau di RPH halal sah tidaknya pemotongan hewan sudah jelas. Sehat juga halal. Kebanyakan daging glonggong, jelas yang konsumsi tidak sehat. Maka nyuwun pangapunten, akan sedikit keras kepada jagal, agar hewan untuk potong sapi di RPH halal. Segi kesehatan, cara, dan tempat sudah penuhi syarat,” jelas Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

Sebagai pemimpin di Ponorogo, Bupati Sugiri menyatakan akan tunduk kepada para ulama, utamanya ulama NU. Bagaimana pun, harus diakui jika NU punya andil besar atas terpilihnya dirinya sebagai bupati bersama Wabup Lisdyarita. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...