Senin
10 Agustus 2026 | 10 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasikan Program Pembangunan Tahun 2022, Bung Karna Pastikan Insentif Guru Ngaji Naik

PDIP-Jatim-Bupati-Karna-08032022

SITUBONDO – Sebagai komitmen untuk memberikan kesejahteraan pada para guru ngaji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo kembali menganggarkan kenaikan insentif guru ngaji di Kabupaten Situbondo dalam APBD 2022. Tidak tanggung-tanggung, anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut mencapai Rp 7,207 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dalam acara Sosialisasi Program dan Kegiatan Pembangunan Tahun 2022 di Pendopo Kecamatan Panji, Situbondo, Selasa (8/3/2022).

“Sudah menjadi komitmen kita, bahwa para guru ngaji akan kita lebih perhatikan kesejahteraannya, sehingga kita memberikan tambahan insentif pada mereka setiap tahunnya,” ujar Bupati Karna.

Kepala daerah dari PDI Perjuangan iitu menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan untuk memastikan jumlah guru ngaji di Situbondo. Nantinya, setiap guru ngaji akan mendapatkan insentif sebesar Rp 1,5 juta untuk pertahunnya.

“Dan itu langsung masuk ke nomor rekening masing-masing,” imbuhnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Santri itu mengungkapkan, insentif terhadap guru ngaji tersebut mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun 2020 dan 2021.

“Di mana, tahun sebelumnya guru ngaji dan guru minggu hanya mendapatkan insentif sebesar Rp 1,1 juta pertahunnya. Dan alhamdulillah tahun ini insentif akan kita naikkan sebesar Rp 400 ribu, sehingga menjadi Rp 1,5 juta pertahunnya,” urainya.

Bung Karna, sapaan akrab Bupati Karna, juga menyampaikan, kenaikan insentif ini merupakan bentuk apresiasi pada guru ngaji atas jasanya dalam mendidik dan mengajari anak-anak tentang ilmu agama.

“Gara-gara beliau inilah, anak-anak bisa membaca Al-Quran, sehingga dapat membentuk generasi yang berakhlak dan berbudi pekerti. Sudah selakyaknya kita beri penghargaan,” jelasnya.

Bung Karna berjanji, dirinya akan mengusahakan agar insentif guru ngaji terus bertambah. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menambah insentif bagi guru yang mengajarkan agama lain, seperti guru minggu di agama Kristen.

“Insya Allah kalau APBD kita sudah cukup untuk itu, pasti kami tambah lagi insentif bagi para guru ngaji dan tentunya juga para guru agama lain,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...
KRONIK

Tim Banteng Jatim FC Siap Ukir Sejarah Juara Berturut-turut di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, tim Jawa Timur (Jatim) memikul misi besar dalam perhelatan ...
OLAHRAGA

Jersey Soekarno Cup 2026, Ketika Identitas Daerah Menjelma di Lapangan

SURABAYA – Di lapangan sepak bola, jersey biasanya hanya dipandang sebagai seragam. Dipakai untuk membedakan satu ...