Kamis
23 April 2026 | 11 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting, Arteria Dahlan: 2030 Indonesia Punya Generasi Berkualitas

pdip-jatim-231026-sosialisasi-stunting

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan berharap, pada tahun 2030 mendatang, Indonesia sudah mampu mencetak generasi-generasi berkualitas.

Sebab, pemerintah saat ini sudah berupaya mengeluarkan program-program untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang bagaimana pencegahan stunting. Salah satunya melalui program pola pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

“Pemerintah telah mencanangkan bahwa tahun 2025 tidak ada lagi anak lahir stunting. Untuk itu diharapkan tahun 2030, Indonesia bisa menjadikan genarasi-generasinya berkualitas,” kata Arteria.

Hal itu dia sampaikan dalam sosialisasi KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, di Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung pada Minggu (22/10/2023) malam.

Sosialisasi digelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya tentang penerapan pola pengasuhan 1000 HPK.

Menurut Arteria, persentase angka stunting di wilayah Tulungagung sudah mencapai angka sekitar 14 persen. Sehingga, program edukasi tentang pencegahan stunting harus terus digalakkan.

“Program penurunan angka stunting merupakan program dari pusat dengan tujuan untuk memastikan anak-anak lahir harus dalam kondisi sehat, tidak boleh ada lagi stunting,” ungkapnya.

Arteria menjelaskan, organisasi terkecil di Indonesia semuanya memiliki cita-cita bahwa setiap insan atau anak yang lahir dalam setiap keluarga, tidak boleh kekurangan vitamin.

Untuk mewujudkan cita-cita bersama itu, Arteria berharap, agar masyarakat Indonesia melakukan pernikahan di usia yang ideal yakni di atas 20 tahun untuk wanita dan di atas 25 tahun untuk pria.

Dengan memperhatikan usia pernikahan yang ideal, sebut Arteria, masyarakat akan mempunyai kesadaran tentang kondisi kesehatannya, kondisi mental dan kesiapan melangsungkan pernikahan serta kesiapannya untuk hamil.

Sekadar informasi, kegiatan Sosialisasi KIE Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Tulungagung itu menghadirkan para pemateri dari petugas instasi terkait.

Di antaranya Direktur Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga BKKBN Pusat, Wahidah PS, Ketua Tim Kerja Sama Kependudukan, Toma Afriandi, serta Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Tulungagung, Suparni.

Turut hadir di acara tersebut, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung, Susilowati dan anggota Komisi C DPRD Tulungagung, Sumarno. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ratusan Kasus Narkoba Menghantui Lumajang, Desa Tunjungrejo Perkuat Ketahanan Lewat Penyuluhan Hukum

LUMAJANG – Memajukan desa tak sekadar membangun infrastruktur. Juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia (SDM) ...
KABAR CABANG

Ficky Septalinda: Sinergi Tiga Pilar Partai, Strategi Mencapai Kemenangan Kontestasi Politik

BANYUWANGI – Menjaga soliditas dan kekompakan tiga pilar Partai menjadi strategi dan kunci utama PDI Perjuangan ...
KRONIK

Erma Inisiasi Program Nelayan Ramah Lingkungan di Pantai Sidem Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Serahkan 10 Ribu Bibit Buah, Dorong Kemandirian Pangan Warga Madiun

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono membagikan 10 ribu bibit tanaman produktif kepada masyarakat di ...
KRONIK

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Pemkab Ngawi Petakan Sawah Rentan Terdampak dan Percepat Tandur 

NGAWI – Sejumlah langkah antipasi dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menghadapi ancaman kemarau ekstrem ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Dukung Verval Data Kemiskinan, Minta Penempatan ASN Tepat dan Libatkan RT/RW

DPRD Jember dukung verval data kemiskinan, minta penempatan ASN efektif dan libatkan RT/RW agar bantuan tepat ...