Senin
08 Juni 2026 | 12 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting, Arteria Dahlan: 2030 Indonesia Punya Generasi Berkualitas

pdip-jatim-231026-sosialisasi-stunting

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan berharap, pada tahun 2030 mendatang, Indonesia sudah mampu mencetak generasi-generasi berkualitas.

Sebab, pemerintah saat ini sudah berupaya mengeluarkan program-program untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang bagaimana pencegahan stunting. Salah satunya melalui program pola pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

“Pemerintah telah mencanangkan bahwa tahun 2025 tidak ada lagi anak lahir stunting. Untuk itu diharapkan tahun 2030, Indonesia bisa menjadikan genarasi-generasinya berkualitas,” kata Arteria.

Hal itu dia sampaikan dalam sosialisasi KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, di Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung pada Minggu (22/10/2023) malam.

Sosialisasi digelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya tentang penerapan pola pengasuhan 1000 HPK.

Menurut Arteria, persentase angka stunting di wilayah Tulungagung sudah mencapai angka sekitar 14 persen. Sehingga, program edukasi tentang pencegahan stunting harus terus digalakkan.

“Program penurunan angka stunting merupakan program dari pusat dengan tujuan untuk memastikan anak-anak lahir harus dalam kondisi sehat, tidak boleh ada lagi stunting,” ungkapnya.

Arteria menjelaskan, organisasi terkecil di Indonesia semuanya memiliki cita-cita bahwa setiap insan atau anak yang lahir dalam setiap keluarga, tidak boleh kekurangan vitamin.

Untuk mewujudkan cita-cita bersama itu, Arteria berharap, agar masyarakat Indonesia melakukan pernikahan di usia yang ideal yakni di atas 20 tahun untuk wanita dan di atas 25 tahun untuk pria.

Dengan memperhatikan usia pernikahan yang ideal, sebut Arteria, masyarakat akan mempunyai kesadaran tentang kondisi kesehatannya, kondisi mental dan kesiapan melangsungkan pernikahan serta kesiapannya untuk hamil.

Sekadar informasi, kegiatan Sosialisasi KIE Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Tulungagung itu menghadirkan para pemateri dari petugas instasi terkait.

Di antaranya Direktur Advokasi dan Hubungan Antar Lembaga BKKBN Pusat, Wahidah PS, Ketua Tim Kerja Sama Kependudukan, Toma Afriandi, serta Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Tulungagung, Suparni.

Turut hadir di acara tersebut, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung, Susilowati dan anggota Komisi C DPRD Tulungagung, Sumarno. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...
KRONIK

Banteng Jatim FC U-17 Bungkam Deltras EPA 3-0, Modal Berharga Menuju Soekarno Cup 2026

Banteng Jatim FC U-17 mengalahkan Deltras EPA 3-0 dalam laga uji coba di Surabaya. Hasil ini memperpanjang tren ...
HEADLINE

Hasto Kristiyanto: Bulan Bung Karno Momentum Pembebasan Rakyat Marhaen

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak kader menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum pembebasan ...