Jumat
23 Oktober 2026 | 5 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi 4 Pilar Sekaligus Haul Bung Karno di DPC Tuban

pdip jatim - abidin fikri

pdip jatim - abidin fikriTUBAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Abidin Fikri menjelaskan pentingnya sosialisasi empat pilar MPR-RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Minggu (21/6/2015).

Menurut Abidin, sosialisasi empat pilar itu di antaranya untuk menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia secara otentik. Sebab, jelas Abidin, Pancasila telah direduksi pemerintah orde baru, sehingga pemahaman dasar Pancasila telah bergeser dari spirit awal lahirnya Pancasila 1 Juni 1945.

“Pancasila yang otentik ialah Pancasila yang ditawarkan Bung Karno untuk menjadi dasar negara atau Pilosophische Grondslag pada sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945. Arti dan tafsir Pancasila harus sesuai dengan isi pidato sang Bapak Bangsa tersebut,” papar Abidin, di depan kader, dan pengurus PDI Perjuangan, serta masyarakat lainnya.

Acara sosialisasi empat pilar MPR-RI itu digelar sekaligus terkait haul wafatnya Bung Karno. “Acara ini dalam rangka haul Bung Karno, sekaligus buka puasa bersama,” ujar legislator asal dapil IX Jatim (Tuban-Bojonegoro) tersebut.

Untuk memahami isi Pancasila 1 Juni, lanjut Abidin Fikri, maka harus mengenal pula sosok penggalinya yaitu Bung Karno. Sebab menurutnya, Pancasila 1 Juni itu merupakan benang merah dari tulisan-tulisan Bung Karno yang lain, seperti “Mencapai Indonesia Merdeka”, “Indonesa Menggugat” dan lain-lain.

Selain itu, langkah-langkah Bung Karno untuk memperjuangkan sekaligus mengisi kemerdekaan Indonesia juga menjadi referensi empiris untuk memahami maksud dan tujuan Pancasila 1 Juni tersebut.

“Sikap Bung Karno yang konsisten menentang penjajahan sejak pra dan pasca kemerdekaan itu merupakan terjemahan dari spirit Pancasila 1 Juni. Banyak kebijakan yang bisa dijadikan contoh konsistensi dan kesinambungannya, mulai dari nasionalisme aset negara, lahirnya UU pokok agraria, konferensi Asia Afrika dan gerakan non-blok,” urainya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...
UMKM

Mendorong Kemandirian UMKM Kebun Sagu hingga Pantai Sumilir Tuban

TUBAN – Penguatan ekonomi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Tuban terus dilakukan ...
KRONIK

Mahasiswa Kritisi Anggaran, Sinung Dorong Pembenahan PAD dari Sektor Kopi

BONDOWOSO – Sejumlah mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Bondowoso mengkritik efisiensi anggaran pemerintah ...
KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...