SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, mendorong dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya pada proses produksi dan distribusi makanan, menyusul sejumlah laporan masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut selama bulan Ramadan di Kabupaten Magetan.
Dalam pernyataan sikapnya, Diana menyampaikan apresiasi terhadap tujuan program MBG yang dinilai memiliki manfaat besar bagi pemenuhan gizi peserta didik. Namun, ia menilai sejumlah temuan di lapangan perlu segera mendapat perhatian agar kualitas pelaksanaan program tetap terjaga.
Sebagai wakil rakyat sekaligus orang tua murid, Diana mengaku menerima laporan masyarakat Magetan mengenai beberapa persoalan. Di antaranya roti yang terindikasi berjamur, telur dengan kondisi kebersihan yang kurang layak, hingga kualitas menu yang dipertanyakan dari sisi standar gizi dan higienitas.
Menurutnya, temuan tersebut menyangkut aspek mendasar dalam program pelayanan publik, yakni kebersihan, keamanan pangan, serta perlindungan kesehatan anak-anak sebagai penerima manfaat utama.
“Program publik yang menyasar peserta didik wajib memenuhi standar higienitas dan pengawasan kualitas yang ketat. Tidak boleh ada toleransi terhadap kelalaian yang berpotensi mengganggu kesehatan anak,” ujar Diana, Selasa (24/2/2026).
Karena itu, perempuan yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Magetan itu meminta instansi terkait dan pihak pelaksana program MBG di Magetan untuk melakukan evaluasi secara komprehensif, mulai dari tahapan produksi hingga distribusi makanan. Ia juga menekankan pentingnya penerapan standar sanitasi pangan secara disiplin oleh seluruh pihak yang terlibat.
Selain evaluasi teknis, DPRD Jatim juga mendorong adanya klarifikasi terbuka kepada masyarakat guna memberikan informasi yang utuh sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah.
“Pengawasan ini bukan bentuk penolakan terhadap program, melainkan komitmen agar pelaksanaannya semakin baik dan bertanggung jawab,” tegas legislator DPRD Jatim dari Dapil IX tersebut.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif, Diana memastikan akan melakukan monitoring serta koordinasi lanjutan agar pelaksanaan program MBG di Magetan berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan kualitas gizi peserta didik secara aman dan profesional.
Ia menegaskan, kesehatan dan keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan publik. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











