Minggu
01 November 2026 | 3 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Penghentian Bansos, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Siap Bantu Rakyat

pdip-jatim-241015-widarto

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Widarto mengatakan, Fraksi PDI Perjuangan akan berada di garda terdepan untuk melawan jika hak rakyat dihambat.

Hal itu dia sampaikan ketika mendengar banyak bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat Jember dihentikan.

“Kami di Fraksi PDI Perjuangan akan membantu masyarakat menggugat jika rakyat dihalangi mendapatkan haknya. Karena program bantuan untuk rakyat tersebut sejatinya sudah disetujui eksekutif dan legislatif 1 tahun sebelumnya, dalam bentuk APBD 2024,” jelas Widarto, Selasa (15/10/2024).

Jika dikaitkan dengan persoalan Pilkada, lanjutnya, semua pihak bisa ikut mengawasi pendistribusiannya. Namun bukan berarti bantuan itu dihentikan.

Menurutnya, fungsi kontrol bisa dilakukan oleh semua pihak aparat yang punya kewenangan untuk pengawasan.

Apalagi, sebut Widarto, terkait bansos ini sudah ada catatan hukum Mahkamah Kosntitusi saat pilpres lalu. Yakni MK berpandangan tidak terdapat kejanggalan atau pelanggaran peraturan karena pelaksanaan anggaran bansos telah diatur secara jelas mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban.

Justru dengan menghalang-halangi pendistribusian bansos tersebut, Widarto mencurigai ada pihak-pihak yang sengaja ingin mengambil momentum ini untuk kepentingan salah satu paslon pada kontestasi Pilkada serentak 2024.

“Apalagi jika yang melakukannya ASN, berarti dia melanggar sumpah janjinya sebagai pelayan rakyat. Jika ingin netral pada pilkada maka jangan dihambat hak-hak rakyat,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Widarto, bupati saat ini sudah cuti. Jadi tidak ada alasan untuk takut bansos digunakan kampanye.

Karena yang pasti, imbuhnya, pelaksanaan pilkada ini bukan kepentingan paslon dan tim sukses, tapi murni untuk memenuhi hak demokrasi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu ini Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Jember berstatemen bahwa berbagai bantuan untuk masyarakat dihentikan selama masa Pilkada.

Padahal pada item bansos tersebut, saat ini yang sedang ditunggu adalah bantuan beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa dan bantuan insentif guru ngaji. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...