Kamis
24 September 2026 | 10 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Cawapres, Jokowi: Depannya Pakai M

pdip-jatim-jokowi-soal-cawapres

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengonfirmasi bahwa nama calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya di Pilpres 2019 berinisial M.

Hal itu disampaikan Jokowi saat ditanya wartawan apakah cawapresnya adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. “Eeeeeee, depannya pakai M,” kata Jokowi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Meski demikian, Jokowi menekankan, bukan cuma Mahfud kandidat cawapres yang berinisial M. Selain Mahfud, memang masih ada kandidat lain dengan inisial M yang masuk bursa.

Seperti Muhaimin Iskandar, Ma’ruf Amin, Moeldoko, hingga Muhammad Jusuf Kalla. “Mbak Puan Maharani juga M,” ujar Jokowi.

Dia pun minta wartawan untuk sabar menunggu sampai satu dua hari ke depan. Jokowi memastikan ia dan cawapresnya akan mendaftarkan diri ke KPU pada besok atau lusa, sebelum pendaftaran pasangan capres dan wapres ditutup.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP Romahurmuziy buka-bukaan soal sosok cawapres yang akan mendampingi Jokowi. Menurut dia, sosok tersebut mewakili ormas Islam terbesar di Indonesia.

Oleh karena itu, sosok tersebut juga akan melengkapi Jokowi dan membuat kombinasi nasionalis-religius.

Romy menambahkan, sosok yang dipercaya Jokowi itu juga memiliki pengalaman paling luas dalam segala ranah pemerintahan. Ia sudah malang-melintang dalam aneka jabatan publik sejak reformasi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengatakan bahwa bangsa Indonesia memang membutuhkan sosok pemimpin nasional dari kalangan nasionalis-religius.

Eriko mengatakan bahwa apa yang dilontarkan oleh Romi, adalah hal baik. “Sudah pasti Muslim dan religius. Karena momen saat ini, kita memang butuh pasangan nasionalis-religius, karena mewakili wadah Republik Indonesia,” kata Eriko.

Jokowi, sebagai kader PDI Perjuangan, tambah dia, kerap dianggap mewakili kaum nasionalis, sehingga cawapres-nya perlu mewakili kalangan religius.

Walau demikian, Eriko mengatakan, pihaknya tak bisa melangkah lebih daripada mengakui apa yang sudah disampaikan Romi.

Pihaknya tak bisa menyebutkan detil lainnya karena selanjutnya pasti akan mudah ditebak siapa nama cawapresnya. “Kita tak boleh mendahului mengeluarkan nama,” ujarnya.

Ada kesepakatan antara Jokowi dengan para parpol pendukungnya bahwa hanya Jokowi dan para ketua umum parpol yang nantinya mengumumkan nama cawapres.

Sementara itu, kepada wartawan di Malang, Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah mengatakan, untuk pengumuman cawapres ke publik sebelum 10 Agustus 2018, itu menjadi kewenangan Jokowi.

PDIP kini tak lagi membahas sosok pendamping Jokowi melainkan sudah merancang strategi dan taktik pemenangan.

“Nanti tanggal 10 (Agustus) bukan lagi siapa cawapresnya bagi Pak Jokowi dan partai koalisi, tapi sudah menyangkut taktik dan strategi dalam kompetisi,” jelas Basarah.

Menurutnya, Jokowi dan sembilan pemimpin partai politik anggota koalisi sudah menyepakati sosok cawapres dalam pertemuan di Istana Bogor beberapa waktu lalu.

Jokowi memang diberikan kewenangan untuk menentukan dan para ketua umum partai koalisi tak ada yang berkeberatan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Tanam Bibit Kelapa di Bancaran, Bupati Lukman Optimis Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama kelompok tani Kampung Kencat, Kelurahan Bancaran, melaksanakan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Seragamkan Motif, Warna, dan Kualitas Batik untuk SD-SMP Negeri

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menyeragamkan motif, warna, hingga kualitas seragam batik untuk ...
KRONIK

Gelar LKBB untuk Ribuan Pelajar, Pemkab Banyuwangi Wadahi Kreativitas dan Bakat Anak Muda

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) untuk pelajar. ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Minta Penyisiran Data Desil Tak Dinodai Nepotisme

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta penyisiran ulang data penerima bantuan sosial (bansos) ...
LEGISLATIF

DPRD Lamongan Siap Kawal Tuntutan Mahasiswa soal Transparansi Dana DBHCHT

LAMONGAN — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK ...
LEGISLATIF

Puan Minta Reformasi Tata Kelola Lapas Usai Temuan Fasilitas Istimewa

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan reformasi mendasar terhadap tata kelola lembaga ...