Kamis
04 Juni 2026 | 5 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siswa Jenius Ini Akhirnya Boleh Ikut Unas SD

pdip-jatim-konpers-pato-sayyafSURABAYA – Pato Sayyaf (8), siswa jenius akhirnya bisa mengikuti ujian nasional (unas) sekolah dasar (SD) 2016. Kepastian siswa SD Multilingual Anak Saleh Waru Sidoarjo bisa mengikuti unas bulan Mei depan itu disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Dra Sri Untari MAP, Selasa (26/4/2016).

“Kabar membahagiakan ini semoga bisa menjadi pemacu semangat Pato untuk lebih rajin belajar dan sekolah, sehingga kelak berguna bagi bangsa dan negara” kata Sri Untari, saat jumpa pers di ruang Fraksi PDI Perjuangan.

Legislator yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini mengapresiasi pihak-pihak terkait, yang telah memperbolehkan Pato Sayyaf mengikuti unas. Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Saiful Rahman, dan Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Mustain.

“Sehingga Pato tidak sampai kehilangan haknya sebagai anak Indonesia untuk menuntut ilmu,” ujar Untari.

Politisi asal Malang ini mengingatkan sebuah pesan Bung Karno, yakni “Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”.

“Maka anak jenius dengan IQ 135 ini pada akhirnya memperoleh haknya,” katanya. (Baca: Siswa Jenius Tak Boleh Unas, Fraksi PDIP Akan Adukan ke Pusat)

Meski demikian, Untari juga mengingatkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang tersisa terkait dengan perizinan dan penertiban sekolah-sekolah. Sebab, sebelumnya Pato tidak diperbolehkan ikut unas, karena pihak sekolah, yakni SD Multilingual Anak Saleh Waru Sidoarjo tidak memiliki izin operasional.

Anggota Komisi E DPRD Jatim Agatha Retnosari menambahkan, bahwa kasus Pato ini hendaknya sebagai otokritik untuk semakin memperkuat fungsi pengawasan di bidang pendidikan.

“Sehingga ke depan tidak ada lagi ‘Pato-Pato’ lain yang menjadi korban sistem administratif pendidikan,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan dari dapil 1 (Surabaya-Sidoarjo) ini.

Sementara itu, pasangan orangtua Pato, mengungkapkan, dia pada siang hari ini dipanggil Kadispendik Sidoarjo, Mustain dan disuruh ke kantornya. “Saat ketemu, beliau memberi tahu bahwa Pato boleh ikut unas tahun ini,” kata Joko, di ruang Fraksi PDI Perjuangan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Fraksi PDIP DPRD Jatim dan teman-teman media, yang peduli kepada kami,” ucap Joko. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...