Sabtu
18 April 2026 | 11 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siswa Jenius Ini Akhirnya Boleh Ikut Unas SD

pdip-jatim-konpers-pato-sayyafSURABAYA – Pato Sayyaf (8), siswa jenius akhirnya bisa mengikuti ujian nasional (unas) sekolah dasar (SD) 2016. Kepastian siswa SD Multilingual Anak Saleh Waru Sidoarjo bisa mengikuti unas bulan Mei depan itu disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Dra Sri Untari MAP, Selasa (26/4/2016).

“Kabar membahagiakan ini semoga bisa menjadi pemacu semangat Pato untuk lebih rajin belajar dan sekolah, sehingga kelak berguna bagi bangsa dan negara” kata Sri Untari, saat jumpa pers di ruang Fraksi PDI Perjuangan.

Legislator yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini mengapresiasi pihak-pihak terkait, yang telah memperbolehkan Pato Sayyaf mengikuti unas. Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Saiful Rahman, dan Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Mustain.

“Sehingga Pato tidak sampai kehilangan haknya sebagai anak Indonesia untuk menuntut ilmu,” ujar Untari.

Politisi asal Malang ini mengingatkan sebuah pesan Bung Karno, yakni “Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”.

“Maka anak jenius dengan IQ 135 ini pada akhirnya memperoleh haknya,” katanya. (Baca: Siswa Jenius Tak Boleh Unas, Fraksi PDIP Akan Adukan ke Pusat)

Meski demikian, Untari juga mengingatkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang tersisa terkait dengan perizinan dan penertiban sekolah-sekolah. Sebab, sebelumnya Pato tidak diperbolehkan ikut unas, karena pihak sekolah, yakni SD Multilingual Anak Saleh Waru Sidoarjo tidak memiliki izin operasional.

Anggota Komisi E DPRD Jatim Agatha Retnosari menambahkan, bahwa kasus Pato ini hendaknya sebagai otokritik untuk semakin memperkuat fungsi pengawasan di bidang pendidikan.

“Sehingga ke depan tidak ada lagi ‘Pato-Pato’ lain yang menjadi korban sistem administratif pendidikan,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan dari dapil 1 (Surabaya-Sidoarjo) ini.

Sementara itu, pasangan orangtua Pato, mengungkapkan, dia pada siang hari ini dipanggil Kadispendik Sidoarjo, Mustain dan disuruh ke kantornya. “Saat ketemu, beliau memberi tahu bahwa Pato boleh ikut unas tahun ini,” kata Joko, di ruang Fraksi PDI Perjuangan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Fraksi PDIP DPRD Jatim dan teman-teman media, yang peduli kepada kami,” ucap Joko. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...