Minggu
01 November 2026 | 7 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Silaturahmi dengan Difabel, Mas Teguh Siapkan Program Bojonegoro Peduli

IMG-20241018-WA0015_copy_707x475

BOJONEGORO – Calon Bupati Bojonegoro nomor urut 1, Teguh Haryono menggelar pertemuan dengan komunitas difabel di Rumah Berkarya Difabel Nusantara (RBDN) Kabupaten Bojonegoro, Jumat (18/10/2024).

Pertemuan untuk silaturahmi sekaligus untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi para disabilitas.

Dalam kesempatan tersebut para difabel menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi.  Salah satunya adalah kesempatan memperoleh pekerjaan.

Ketua RBD Kabupaten Bojonegoro, Nyoto, berharap pilkada mampu menghasilkan pemimpin yang memperhatikan para penyandang disablitas.

“Terimakasih atas kunjungan Pak Teguh di RBD, semoga jika terpilih bisa mengangkat nasib kaum disabilitas Bojonegoro,” ujarnya.

Ketua Tuna Netra Indonesia Cabang Bojonegoro, Ali, meminta kepada pasangan Teguh  – Farida agar lebih memperhatikan nasib kaum difabel. Ia meminta ada tunjangan khusus bagi kaum difabel dan beasiswa untuk anak – anak mereka.

“Pak Teguh kami kaum difabel tolong lebih diperhatikan. Mungkin bisa memberi tunjangan pada kami, dan juga beasiswa untuk anak-anak kami,” harapnya.

Teguh Haryono bersama calon wakil bupati Farida Hidayati menyiapkan Program Bojonegoro Peduli. Program tersebut untuk bantuan sosial, BPNTD, santunan duka, santunan yatim piatu, dan bantuan untuk kaum difabel.

Teguh Haryono menyampaikan meski difabel ini memiliki keterbatasan secara fisik, namun Allah memiliki rahasia yang indah di balik itu semua. “Jangan patah arang, harus tetap semangat dan produktif,” pesannya.

“Saya tampung usulan mas Ali, saya setuju  jika nanti untuk anak-anaknya kaum difabel ini mendapat bantuan beasiswa pendidikan. Kita tahu pendidikan ini penting untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul,” ujarnya.

Teguh Haryono meminta agar ada pendataan yang jelas untuk para kaum difabel ini. Termasuk  kategorisasi disabilitas sehingga bisa menentukan arah kebijakan yang tepat.

Sementara jumlah difabel di Bojonegoro sekitar 8.500 jiwa. (dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...