Rabu
07 Oktober 2026 | 5 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siapkan Program Wirausaha untuk BMI

pdip-jatim-karmini-ketua-dprd-magetan

MAGETAN – Menjadi wakil rakyat apalagi pernah menyandang status sebagai buruh migran bukanlah hal mudah. Ada tugas dan tanggung jawab lebih yang harus dipikul, terutama dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan mereka yang masih menjadi buruh migran maupun yang sudah purna.

Karmini, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Magetan adalah salah satu contohnya. Ibu dari 1 orang anak ini, pernah menjadi buruh migran di Kaohsiung, Kangsan City, Taiwan di tahun 2000 – 2002. Pada saat itu, pekerjaan Karmini adalah sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT).

Karmini pulang kembali ke Indonesia pada 2003 dan memulai kiprahnya di panggung politik melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Magetan. Pada awal kiprahnya, Karmini mendapat kepercayaan sebagai ketua ranting di desa Tunggur, Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan.

Perlahan namun pasti, Karmini telah memegang peranan penting di partai berlambang banteng moncong putih ini. Di periode kepengurusan 2010 – 2015, ia dipercaya menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan kabupaten Magetan. Sedangkan di DPRD, pada tahun 2009 – 2014, ia menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan dan di periode 2014 – 2019, dipercaya sebagai ketua Komisi A yang membidangi pemerintahan.

Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panglima Sudirman Surabaya (STIAPAS) ini, menyadari betul tanggung jawab yang harus dipikulnya. Beberapa persoalan yang harus mampu diselesaikannya adalah bagaimana membuat program bagi buruh migran maupun mereka yang sudah purna.

Kepada infokomnews beberapa waktu lalu, Karmini mengaku siap menjadi motor penggerak bagi kegiatan ekonomi kreatif bagi eks buruh migran di kawasan Magetan dan sekitarnya. Menurutnya,banyak program yang bisa dijalankan, hanya saja perlu perlu ketelatenan dan perjuangan serta tekad yang besar dari para purna buruh migran.

Karmini mengatakan, sejak menjadi dewan untuk pertama kalinya, dirinya telah merancang program bagi para buruh migran. Diantaranya adalah program ketenagakerjaan dan kewirausahaan. Program ini telah disiapkan oleh Pemkab Magetan.

“Kami sudah menyiapkan beberapa program, salah satunya adalah program ketenegakerjaan dan kewirausahaan. Program ini berlaku secara umum, bukan untuk buruh migran saja,” ujar Karmini.

Ke depan, Karmini berharap mampu menjalin komunikasi dengan rekan-rekan sesama buruh migran. Komunikasi ini bertujuan untuk mengumpulkan data tentang buruh migran yang berasal dari kabupaten Magetan. Meski saat ini sudah menjalin komunikasi dengan lembaga yang konsen di buruh migran, Karmini mengaku kurang “sreg”, karena data yang dihasilkan belum tentu akurat.

Karmini sendiri berharap buruh migran yang kembali ke tanah air mampu mandiri dan tidak kembali lagi ke luar negeri. “Bekerja di luar negeri itu khan ada keterbatasan dan tidak mungkin terus menerus. Seharusnya sudah dipersiapkan tentang ketenagakerjaan dan wirausaha di tanah air,” terang perempuan yang tinggal di Desa Tunggur ini.

Kabupaten Magetan sendiri bukan termasuk daerah “penghasil” buruh migran di Jawa Timur. Data Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi setempat mencatat dalam setahun tidak kurang dari 1000 warga Magetan menjadi buruh migran. Dari jumlah itu, lebih separuhnya memilih Taiwan sebagai negara untuk mengadu nasib. Mereka yang bekerja di luar negeri, sebagian besar merupakan pekerja di sektor informal, seperti PRT. (rad)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Gen Z Kutisari Gerakkan Ekonomi Kampung, Anas Karno: Patut Diteladani

SURABAYA – Upaya generasi muda di Kutisari, Surabaya, membangun usaha produktif untuk menggerakkan perekonomian ...
SEMENTARA ITU...

Dari Tegang hingga Pecah dalam Sorak, Ribuan Warga Kediri Rayakan Kemenangan Timnas

KEDIRI – Malam di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, berubah menjadi lautan sorak. Ribuan warga ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Gelar Temu Media, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Kritik Konstruktif

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar agenda temu media bersama insan pers. ...
EKSEKUTIF

Rumah Inspirasi Hadir di Pelosok Trenggalek, Mas Ipin Berharap Cetak Generasi Berkarakter

TRENGGALEK – Kehadiran Rumah Inspirasi Trenggalek PAUD Al Huda di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, diharapkan ...
KRONIK

Ditanya Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Puan: Kami Menghormati Proses yang Berjalan

JAKARTA – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani memilih tidak berspekulasi mengenai gugatan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Minta APBD Jatim 2027 Diukur dari Dampak Nyata, Bukan Serapan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta keberhasilan APBD 2027 tidak diukur hanya dari tingginya ...