Rabu
24 Juni 2026 | 4 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siapkan Inovasi Pendidikan dan Kesehatan, Pemkab Banyuwangi Gandeng Ormas Perempuan

pdip-jatim-anas-ormas-perempuan

BANYUWANGI – Menyongsong tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyiapkan sejumlah inovasi. Mulai dari pendidikan, kesehatan, keluarga berencana hingga berbagai sektor publik lainnya.

Untuk mewujudkan hal itu, pemkab menggandeng sejumlah stakeholder, di antaranya organisasi masyarakat (Ormas) keperempuanan yang berlatar agama. Hal ini, tampak saat rakor bersama di Banyuwangi, Kamis (14/11/2019).

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas meminta kepada ormas-ormas yang beranggotakan kalangan ibu-ibu itu, untuk terlibat aktif dalam berbagai inovasi. Terutama yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan dan ketahanan keluarga.

Anas mencontohkan, bagaimana peran vital kaum perempuan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Mengutip pendapat dari dokter Zaidul Akbar, Anas mengungkapkan banyak penyakit degeneratif di masyarakat saat ini berawal dari pola konsumsi yang tidak sehat.

“Saat ini, makan sehari-hari kita ini, banyak yang tidak sehat. Mengandung gula berlebih, tepung-tepungan, gorengan dan lainnya. Ini yang menyebabkan penyakit aneh-aneh yang mahal pengobatannya,” ujar Anas sembari mempertontonkan video pendek ceramah dokter Zaidul Akbar.

“Untuk itu, ibu-ibu sekalian, ke depan harus mulai mengubah pola konsumsi di keluarga. Yang awalnya tidak sehat, bisa secara bertahap diubah jadi menu makan yang sehat,” harap Anas.

Peran-peran perempuan yang bersentuhan langsung dengan keseharian masyarakat di level keluarga itulah yang ke depan perlu terus diakselerasi oleh ormas perempuan.

“Tantangan ke depan yang semakin berat dengan adanya resesi global, perlu adanya penguatan dari level terbawah, yakni di keluarga,” papar Anas.

“Sinergitas antara pemkab dan ormas perempuan ke depannya, perlu terus diperkuat dengan kerja-kerja yang lebih terukur. Meski, pada tahun depan, akan banyak anggaran sosial yang terpangkas karena adanya Pilkada,” imbuh bupati dua periode tersebut.

Dalam rakor tersebut, tak kurang dihadiri seribu kader perempuan dari berbagai ormas oerempuan berbasis agama. Seperti Muslimat NU, Fatayart NU, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Wanita Al-Irsyad, Mar’atus Sholihah dan sejumlah ormas lainnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kwarcab Pramuka Surabaya Desak Pemkot Bangun Bumi Perkemahan, Dinilai Mendesak untuk Pendidikan Karakter

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya mendesak Pemkot Surabaya segera merealisasikan pembangunan Bumi Perkemahan. ...
RUANG MERAH

Revolusi Keolahragaan dalam Imaji Bung Karno

Oleh: Eri Irawan PUBLIK Indonesia selama ini lebih banyak mengenal Soekarno sebagai pemimpin politik yang sanggup ...
KABAR CABANG

Irigasi Sepanjang 2 Kilometer di Desa Waruwetan Diuruk Perusahaan, Pemdes Lapor DPRD Lamongan

LAMONGAN – Pemerintah Desa Waruwetan Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan bersama warga dan elemen masyarakat mengadu ...
KABAR CABANG

Haul Bung Karno di Bangkalan: Warisi Apinya, Jangan Abunya

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan menggelar peringatan Haul ke-56 Bung Karno dengan doa bersama ...
LEGISLATIF

Usul MBG Berbasis Sekolah, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Nilai Lebih Aman dan Mudah Diawasi

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengusulkan program Makan Bergizi Gratis dijalankan dengan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jember Soroti Mundurnya Dirut Perumdam Terpilih , Khawatir Ganggu Kepercayaan Publik

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyoroti pengunduran diri Direktur Utama terpilih Perumdam Tirta Pandalungan ...