MADIUN — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi menggelar kegiatan Ngopi Bareng atau “Ngobar” bersama warga komunitas di Lapak Donopuran, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu malam.
Kegiatan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dalam suasana santai dan penuh keakraban.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Madiun tersebut, komunikasi langsung dengan masyarakat penting dilakukan agar berbagai persoalan di lingkungan warga dapat diketahui secara nyata.
“PDI Perjuangan harus terus dekat dengan rakyat. Dari dialog seperti ini, kami bisa mengetahui kebutuhan dan persoalan warga secara langsung,” ujar Sutardi, Jumat (15/5/2026).
Dalam dialog, warga menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya kebutuhan pemasangan lampu tanda hati-hati di pertigaan jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar.
Selain itu, terdapat masukan dari Ketua RW terkait perlunya pelibatan lebih maksimal peran RW dalam program kegiatan RT yang menggunakan anggaran APBD.
Sutardi menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian dan akan dikomunikasikan dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti.
“Kami ingin pembangunan benar-benar melibatkan masyarakat di tingkat bawah, termasuk pengurus lingkungan seperti RT dan RW,” tegasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri warga RW VII Kelurahan Taman serta Ketua RW VIII Kelurahan Pandean, Kota Madiun. Dialog berlangsung cair dengan berbagai masukan dan harapan warga terhadap pembangunan lingkungan di Kota Madiun. (ahm/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










