oleh

Serap Apirasi, Sulkani Kunjungi Sentra Pembuatan Gula Tradisional

pdip-jatim-sulkani-sidak-gulaKEDIRI – Melambungnya harga gula putih yang juga berimbas naiknya harga gula merah menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Sulkani. Legislator yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu meninjau langsung sentra pembuatan gula merah di Dusun Sumberjoyo, Desa Mangunrejo Kecamatan Ngadiluwih, Senin (30/5/2016).

Dalam kunjungannya, Sulkani banyak menerima masukan dari Nur Salim, salah seorang pengusaha sentra gula merah. Salah satunya, minimnya peralatan membuat hasil gula tidak sebanding dengan bahan pokok.

“Karena masih menggunakan tenaga manual, hasilnya kurang maksimal,” kata Nur Salim, kepada Sulkani.

Nur Salim yang menggeluti usaha pembuatan gula merah selama 4 tahun ini mampu mempekerjakan 16 karyawan dalam sehari mampu memproduksi 1 ton gula merah. “Dalam sehari kami mampu memproduksi 1 ton gula dengan bahan baku tebu sekitar 12 ton,” jelasnya.

Meski mampu menghasilkan 1 ton gula, pihaknya juga mengeluhkan bahan baku. Sebab, bila bahan baku beli dari luar, kualitas gula juga tidak bagus.

Untuk itu dalam kesempatan itu, ia berharap adanya dukungan dari pemerintah terkait bahan baku dan juga adanya bantuan mesin. “Harapan kami adanya bantuan mesin dari pemerintah, agar rendemen gula bisa meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mangunrejo Sutrisno mengatakan, di wilayahnya ada 5 sentra pembuatan gula merah sistem tradisional. Untuk itu, pihaknya berharap adanya bantuan pemerintah untuk lebih memperkenalkan lagi Mangunrejo sebagai sentra pembuatan gula merah.

pdip-jatim-sulkani-sidak-masjid“Dari dulu disini memang sentra gula merah, tapi pemasaran masih kurang. Untuk itu, kami berharap, pemerintah kabupaten juga ikut memperkenalkan agar pengusaha gula merah lebih bergairah lagi,” ujarnya.

Menanggapi keluhan itu, Sulkani mengatakan, akan mengupayakan segala keluhan dari para pengusaha sentra gula merah. Salah satunya dengan menggandeng dinas kehutanan, terkait bahan baku dan juga dinas koperasi dan perdagangan.

“Kegiatan ini memang bagian dari tugas saya sebagai wakil rakyat untuk menyerap aspirasi dari bawah atas keluhan-keluhan yang mereka hadapi. Seperti hari ini, para pengusaha gula merah banyak keluhan dan akan kami serap dan nantinya akan kami hubungkan dengan dinas terkait,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, usai mengunjungi pembuatan gula merah, Sulkani yang didampingi kepala desa Mangunrejo dan Camat Ngadiluweh Lalu Adi Kusuma juga menanyakan program spiritual dan pendidikan mental. Salah satunya dengan menyempatkan mengunjungi masjid Al-Hikmah yang sedang proses renovasi.

“Dalam bidang spiritual, kami juga mengupayakan membantu proses renovasi masjid,” ucapnya. (arif)