Jumat
18 September 2026 | 11 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Serahkan SK Pengangkatan, Mas Dhito Wanti-wanti ASN-P3K Tak Pakai Elpiji Melon

pdip-jatim-230731-asn-kediri-kab-1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tidak menggunakan elpiji 3 kg. Alasannya, elpiji bersubsidi itu diperuntukkan bagi warga miskin.

Imbauan ini disampaikan Mas Dhito, panggilan akrab Bupati Kediri usai menyerahkan SK pengangkatan ratusan pegawai P3K di lapangan Pemerintah Kabupaten Kediri, akhir pekan lalu.

“Saya mengimbau para ASN Pemerintah Kabupaten Kediri untuk tidak menggunakan elpiji 3 kilogram karena itu bersubsidi,” kata Mas Dhito.

Dia mengatakan bahwa elpiji ukuran 3 kg atau elipiji melon hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Maka, dirinya berkoodinasi kepada kepolisian dan TNI terkait aturan pemakaian elpiji melon.

“Untuk ASN, TNI, Polri dan delapan usaha (berdasarkan Surat Edaran Dirjen Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022) tidak diperbolehkan beli elpiji 3 kg,” sebutnya.

Delapan kelompok usaha yang dimaksud adalah restoran, hotel, usaha binatu, usaha batik, usaha tani tembakau, usaha jasa las, usaha pertanian dan usaha peternakan.

Sebelumnya kelangkaan gas elipiji subsidi juga melanda wilayah Kabupaten Kediri. Saat itu Mas Dhito menduga selain karena ada kegiatan Muharam, juga karena gas subsidi tersebut digunakan masyarakat umum, bukan hanya kaum miskin.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Heru Santoso terpisah menyebut, 838 orang pegawai penerima SK pengangkatan ditempatkan di tiga organisasi perangkat daerah (OPD).

Rinciannya 819 orang tenaga guru untuk Dinas Pendidikan dan 19 tenaga teknis. Masing-masing 14 orang ditempatkan di Dinas Pertanian dan Perkebunan, 5 orang ditempatkan di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan.

Penyebarannya, PPPK guru itu yakni untuk SD sebanyak 747 orang yang ditempatkan di 428 sekolah. Sedang SMP sebanyak 72 orang di 35 sekolah. Adapun untuk tenaga teknis paling banyak untuk petugas penyuluh pertanian. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Darmadi Apresiasi Warung Kopi Perda, Buka Ruang Aspirasi Warga Lebih Dekat

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi hadirnya Warung Kopi Perda sebagai ruang baru untuk ...
KRONIK

Konsolidasi Internal di Situbondo, Bahas Karhutla hingga Kekeringan

SITUBONDO – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau, ...
EKSEKUTIF

Lindungi Peternak Blitar, Rijanto Gandeng Pemkab Sumenep

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka peluang penguatan pasokan dan ...
LEGISLATIF

Novita Minta Uji Kesiapan Teknis Sebelum Ekspor Satu Pintu Diterapkan

SEMARANG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya uji kesiapan teknis dan operasional ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Sahkan Perda Jaminan Sosial, Pedagang Kecil dan Nelayan Bisa Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah memperkuat perlindungan pekerja melalui Peraturan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Ingatkan Anggaran Rp25 M Jalan Kepanjen-Pagak Tak Sekadar Kejar Serapan  

SURABAYA – Anggaran sekitar Rp25 miliar untuk penanganan ruas jalan Kepanjen-Pagak, Kabupaten Malang, mendapat ...