Sabtu
26 September 2026 | 7 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Semeru Erupsi, Ratusan Warga Lumajang Mengungsi

IMG-20251120-WA0029

LUMAJANG – Ratusan warga Lumajang mengungsi dari tempat tinggalnya menyusul erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11/2025).

Saat meninjau posko pengungsian di Kantor Kecamatan Candipuro, Rabu malam (19/11/2025), Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menyampaikan, “Keselamatan jiwa warga menjadi prioritas utama. Untuk itu, setiap langkah mitigasi harus melibatkan seluruh pihak, dari pemerintah hingga relawan dan masyarakat agar warga tetap berada di tempat aman.

Mas Yudha menegaskan bahwa instruksi tegas Bupati Lumajang memastikan seluruh jajaran, termasuk kepala desa, perangkat desa, camat, dan BPBD, aktif memantau pergerakan masyarakat di lapangan.

Tujuannya, agar setiap warga yang berada di zona rawan secara proaktif diarahkan ke zona aman dan pengungsian yang disediakan pemerintah.

Dari data Pusdalops BPBD Lumajang, saat ini terdapat sekitar 956 pengungsi yang tersebar di beberapa titik di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro. Meskipun jumlahnya signifikan, koordinasi dan pemantauan yang sistematis memungkinkan langkah-langkah mitigasi berjalan terstruktur dan cepat.

Mas Yudha menambahkan, “Kolaborasi bukan sekadar slogan, tetapi instrumen nyata untuk memastikan semua warga terlayani dengan aman dan cepat. Dari penyiapan lokasi pengungsian, distribusi logistik, hingga pengawasan pergerakan warga, semuanya membutuhkan kerja sama yang solid.”

Pemerintah daerah menekankan bahwa kepatuhan masyarakat terhadap arahan petugas adalah bagian penting dari sistem mitigasi. Dengan pengawasan berlapis dan koordinasi antarinstansi, risiko bahaya dapat diminimalkan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keselamatan warga di tengah erupsi Semeru.

Langkah kolaboratif ini menjadi contoh nyata bagaimana mitigasi bencana dapat efektif, mengedepankan keselamatan, dan memberdayakan seluruh pihak untuk bertindak bersama dalam menghadapi situasi darurat.

Diketahui, erupsi pertama tercatat sekitar pukul 14.13 WIB dengan awan panas yang mulai meluncur ke arah Sungai Besuk Kobokan. Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB kolom abu teramati membumbung hingga sekitar 2.000 meter di atas puncak gunung atau ketinggian sekitar 5.676 mdpl. Letusan ini bukanlah satu kejadian tunggal.

Menurut laporan, awan panas guguran terjadi secara beruntun dan luncuran material hingga sejauh 7 hingga 8,5 kilometer ke arah tenggara dari puncak.

Karena aktivitas ini, pada pukul sekitar 17.00 WIB status aktivitas Semeru dinaikkan ke Level IV (Awas) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan badan geologi terkait. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Malam Ketika Para Penari Tayub Diwisuda, Merawat Warisan Leluhur Trenggalek

ALUNAN gamelan terdengar mengalun di tengah keheningan malam. Irama musik tradisional itu berpadu dengan gerak ...
OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...