Selesaikan Problem Perekonomian, Aria Bima Nilai Perlu Ada Sekolah Koperasi

 68 pembaca

JAKARTA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Aria Bima mengatakan, koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa harus melakukan inovasi-inovasi sesuai perkembangan arus zaman dan teknologi.

Melalui Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), dia berharap koperasi dapat melakukan inovasi-inovasi tersebut untuk memajukan koperasi dan menguatkan ekonomi kerakyatan.

“Agar ekonomi kerakyatan, ekonomi koperasi di tingkat desa, di tingkat kecamatan, di tingkat kabupaten terus bergerak,” kata Aria Bima dalam acara webinar memperingati Hari Koperasi Nasional tahun 2021, Senin (12/7/2021).

Arya Bima berharap, melalui peringatan Hari Koperasi Nasional, dengan tema “Transformasi Digital Koperasi Menuju Bisnis Modern yang Kuat dan Bermartabat” dapat menjadi momentum mengkonsolidasi pemikiran serta langkah penguatan koperasi ke depan.

Sehingga koperasi dapat menyelesaikan problematika perekonomian yang dihadapi masyarakat Indonesia saat ini.

“Keterbatasan saat ini, kondisi saat ini dapat dijadikan langkah awal. Era disrupsi gerakan koperasi, yang saya lihat ada dua disrupsi. Disrupsi di era teknologi dan era pandemi, untuk bagaimana spirit koperasi yang berasaskan kekeluargaan ini dapat mewujudkan kesejahteraan,” ujarnya.

Menurutnya, diperlukan penguatan pendidikan koperasi sebagaimana tujuan awal dibentuknya koperasi dan ditegaskan oleh salah satu sosok Proklamator Bangsa Indonesia, Bung Hatta. Bagaimana koperasi hadir sebagai solusi perekonomian bangsa, untuk mewujudkan dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Perlu ada inovasi pendidikan perkoperasian yang modern dengan spirit yang tetap sesuai dengan Bung Hatta. Ini, yang saya pikirkan suatu sekolah koperasi modern sehingga diharapkan dapat menyelesaikan masalah-masalah yang saya utarakan tadi,” terang dia.

Disrupsi koperasi di era pandemi ini, lanjut dia, harus bisa menjadi momentum untuk membangkitkan semangat untuk saling bergotong-royong dan hidup berdaulat secara ekonomi sesuai dengan semangat koperasi.

“Kita sangat berharap Dekopin dapat membuat roadmap infrastruktur 5 tahun kedepan. Itu menjadikan koperasi menjadi badan yang lebih bisa bermakna. Untuk itu saya berharap koperasi Indonesia menjadi instrumen yang dapat meningkatkan perekonomian nasional,” harap Aria. (yols/pr)