Senin
02 November 2026 | 7 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Selenggarakan Diklat Pratama untuk 666 PAC, Dokter Bayu: Prokes Harga Mati

PDIP-Jatim-Dr.-Bayu-15102021

BATU – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur kembali menggelar diklat pratama untuk ketua dan sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) di 666 kecamatan seluruh Jawa Timur. Kegiatan yang diadakan secara bertahap sampai akhir Desember mendatang tersebut, dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan karantina selama kegiatan berlangsung.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jatim, Dr. Bayu Utoro, selaku tim kesehatan, menjelaskan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan mulai dari swab antigen kepada seluruh peserta diklat, hingga sterilisasi Wisma Perjuangan dengan dilakukan foging dan penyemprotan disinfektan.

“Kami di tim kesehatan diperintahkan oleh pimpinan DPD Partai juga kepala Badiklatda untuk menjalankan prokes Covid-19 secara ketat selama kegiatan berlangsung. Tidak ada toleransi, baik bagi peserta maupun panitia. Kalau positif, ya kita pulangkan,” jelas Dr. Bayu, Jum’at (15/10/2021).

Setelah dilakukan swab, lanjut pria yang akrab dipanggil Dok Bay ini, tim kesehatan juga akan selalu stanbay di forum untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer selama sesi materi berlangsung.

“Di setiap sesi kegiatan kami juga akan konsisten ada di forum. Sebelum masuk peserta harus cek suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer, pakai masker juga, dan tidak boleh diturunkan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya DPD PDI Perjuangan Jatim untuk mencegah munculnya klaster baru sebaran Covid-19. Hal tersebut mengingat PDI Perjuangan sudah melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai sebaran Covid-19 dengan membentuk Posko Gotong Royong di setiap kecamatan di Jawa Timur.

“Kami tak mau kecolongan. Pengetatan ini kita lakukan agar tak ada klaster baru. Selain itu, kita (PDI Perjuangan) sudah membuat Posko Gotong Royong di 666 kecamatan di Jawa Timur,” terangnya.

Alumni Universitas Airlangga Surabaya ini mengharapkan, seluruh peserta diklat maupun kader yang berada di Wisma Perjuangan untuk taat terhadap semua peraturan kesehatan yang panitia terapkan.

“Saya berharap semua peserta yang hari ini di Wisma Perjuangan dan peserta untuk kloter selanjutnya, untuk mentaati semua peraturan yang ada, terutama protokol kesehatan,” tutupnya.

Sebagai informasi, diklat pratama yang dilaksanakan oleh Badiklatda DPD Jatim ini bertujuan untuk melatih ketua-sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) di 666 kecamatan di Jawa Timur yang direncanakan selesai sampai akhir Desember 2021. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...