Jumat
18 September 2026 | 3 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Selenggarakan Diklat Pratama untuk 666 PAC, Dokter Bayu: Prokes Harga Mati

PDIP-Jatim-Dr.-Bayu-15102021

BATU – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur kembali menggelar diklat pratama untuk ketua dan sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) di 666 kecamatan seluruh Jawa Timur. Kegiatan yang diadakan secara bertahap sampai akhir Desember mendatang tersebut, dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan karantina selama kegiatan berlangsung.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jatim, Dr. Bayu Utoro, selaku tim kesehatan, menjelaskan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan mulai dari swab antigen kepada seluruh peserta diklat, hingga sterilisasi Wisma Perjuangan dengan dilakukan foging dan penyemprotan disinfektan.

“Kami di tim kesehatan diperintahkan oleh pimpinan DPD Partai juga kepala Badiklatda untuk menjalankan prokes Covid-19 secara ketat selama kegiatan berlangsung. Tidak ada toleransi, baik bagi peserta maupun panitia. Kalau positif, ya kita pulangkan,” jelas Dr. Bayu, Jum’at (15/10/2021).

Setelah dilakukan swab, lanjut pria yang akrab dipanggil Dok Bay ini, tim kesehatan juga akan selalu stanbay di forum untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer selama sesi materi berlangsung.

“Di setiap sesi kegiatan kami juga akan konsisten ada di forum. Sebelum masuk peserta harus cek suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer, pakai masker juga, dan tidak boleh diturunkan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya DPD PDI Perjuangan Jatim untuk mencegah munculnya klaster baru sebaran Covid-19. Hal tersebut mengingat PDI Perjuangan sudah melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai sebaran Covid-19 dengan membentuk Posko Gotong Royong di setiap kecamatan di Jawa Timur.

“Kami tak mau kecolongan. Pengetatan ini kita lakukan agar tak ada klaster baru. Selain itu, kita (PDI Perjuangan) sudah membuat Posko Gotong Royong di 666 kecamatan di Jawa Timur,” terangnya.

Alumni Universitas Airlangga Surabaya ini mengharapkan, seluruh peserta diklat maupun kader yang berada di Wisma Perjuangan untuk taat terhadap semua peraturan kesehatan yang panitia terapkan.

“Saya berharap semua peserta yang hari ini di Wisma Perjuangan dan peserta untuk kloter selanjutnya, untuk mentaati semua peraturan yang ada, terutama protokol kesehatan,” tutupnya.

Sebagai informasi, diklat pratama yang dilaksanakan oleh Badiklatda DPD Jatim ini bertujuan untuk melatih ketua-sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) di 666 kecamatan di Jawa Timur yang direncanakan selesai sampai akhir Desember 2021. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...