TULUNGAGUNG – Calon anggota DPR RI Dapil VI Jawa Timur, Romy Soekarno melakukan silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung, Minggu (3/12/2023).
Kader PDI Perjuangan ini mendapat keluhan dari masyarakat terkait dengan pupuk, air minum dan limbah ternak di wilayah Kecamatan Pagerwojo.
Acara silaturahmi itu dilaksanakan di rumah Ketua PAC PDI Perjuangan Pagerwojo dan dihadiri kurang lebih 350 masyarakat dari 9 desa.
Yakni Kradinan, Sidomulyo, Samar, Pagerwojo, Gondang Gunung, Gambiran, Mulyosari dan Samar.
Salah satu petani Desa Pagerwojo, Sumarno menyampaikan, selama ini kebiasaan masyarakat dalam membuang limbah ternak sering kali dibuang ke sungai.
Menurutnya, kebiasaan tersebut lama kelamaan berdampak pada rusaknya ekosistem di wilayah Kecamatan Pagerwojo.
Untuk itu, Sumarno berharap ada solusi terkait dengan pengelolaan limbah ternak agar kebiasaan masyarakat itu bisa dihentikan dan tidak lagi mencemari sungai.

“Kami berharap ada solusi pengelolaan limbah ternak sehingga bisa memberi manfaat lebih misalnya biogas atau pupuk organik dengan kualitas baik,” ucap Sumarno.
Sementara itu, salah satu masyarakat Desa Samar, Ruminto mengaku sangat senang karena bisa bertemu langsung dengan cucu Bung Karno.
Kepada Romy Soekarno, dirinya juga menyampaikan terkait dengan persoalan air bersih atau air minum yang sering kesulitan jika musim kemarau. “Saya berharap, mas Romy Soekarno bisa memberikan solusi,” harap Rusminto.
Menanggapi keluhan masyarakat Kecamatan Pagerwojo, Romy Soekarno menyampaikan, persoalan pupuk merupakan problem yang selalu dikeluhkan oleh petani disetiap kegiatannya turun ke bawah dan menyapa masyarakat.
Untuk itu, Romy Soekarno mengaku siap untuk mencarikan solusi terkait dengan kelangkaan pupuk di wilayah Dapil VI Jawa Timur khususnya wilayah Kecamatan Pagerwojo.
“Insya Allah, kalau saya balik ke Jakarta akan mengajak diskusi dengan direktur perusahaan pupuk serta pihak-pihak terkait agar petani bisa bisa menjalankan usahanya dengan baik,” kata Romy Soekarno.
Jika masalah kelangkaan pupuk dapat diatasi, maka program ketahanan pangan yang merupakan program PDI Perjuangan bisa terwujud.

Terkait dengan persoalan limbah ternak, Romy Soekarno mengajak agar masyarakat bersama-sama membangun kesadaran untuk tidak membuangnya ke sungai dan mengelola limbah ternak tersebut menjadi pupuk organik dan biogas.
“Ini jadi perhatian saya. Pertama kita akan buat pelatihan terkait pupuk organik dan penyertaan teknologi, sehingga masyarakat bisa membuat pupuk organik yang berkualitas,” tuturnya.
Untuk persoalan air minum yang sulit di musim kemarau, Romy Soekarno bersama timnya akan mendalami dulu kondisi geografis wilayah Pagerwojo untuk mencarikan solusi yang tepat.
Dalam kesempatan itu, Romy Soekarno mengaku kagum dengan pemandangan alam yang indah di sepanjang wilayah Kecamatan Pagerwojo.
“Perjalanan 2 jam dari Blitar disuguhi pemandangan alam yang indah di sepanjang wilayah Pagerwojo. Ini sungguh pemandangan yang luar biasa,” ungkapnya.
Sekedar informasi, kegiatan silaturahmi Romy Soekarno dengan masyarakat Kecamatan Pagerwojo disambut antusias masyarakat yang hadir.
Seluruh peserta yang hadir dengan gegap gempita mengaku siap memenangkan PDI Perjuangan, Capres-cawapres Ganjar-Mahfud, dan Romy Soekarno sebagai anggota DPR RI Dapil VI Jatim. (sin/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










