Minggu
14 Juni 2026 | 2 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Santi Wilujeng Ingatkan Pemkot Pentingnya Validitas Data Siswa dari Keluarga Miskin

IMG-20241207-WA0028_copy_758x495
Santi Wilujeng menggelar pertemuan dengan konstituennya di Kelurahan dan Kecamatan Kedopok, Sabtu (7/12/2024).

KOTA PROBOLINGGO – Penyelenggaraan pendidikan di Kota Probolinggo belum betul-betul berpihak kepada warga tidak mampu. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, Santi Wilujeng, Jumat (2/5/2025).

“Saat ini, bantuan pendidikan hanya diberikan kepada yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Terpadu Sosial Ekonomi (DTSEN).”

“Padahal, data tersebut tidak selalu valid. Masih banyak siswa yang seharusnya mendapat bantuan tetapi belum menerimanya,” ungkap Santi memberikan catatan kritisnya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini.

Memperkuat argumentasinya, kegislator asal PDI Perjuangan ini merujuk data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Disebutkan jumlah penduduk Kota Probolinggo mencapai 243,75 ribu jiwa pada 2024.

Namun, hanya 9,12% penduduk yang sudah mengeyam pendidikan tinggi pada Desember 2024. Selanjutnya, proporsi penduduk dengan tamatan SMA sebesar 27,1%.

Berbagai penelitian menyebutkan, persentase ideal tamatan SMA dan sederajat dalam satu kota setidaknya adalah 30 – 35 persen.

Jumlah tamatan sekolah baik tingkat atas maupun pendidikan tinggi berkolerasi dengan tingkat perekonomian. Jumlah penduduk miskin di Kota Probolinggo pada pertengahan 2024 mencapai 6,18 persen atau setara 15 ribu lebih jiwa.

Karena itu, Santi memberikan catatan penting bagi dinas terkait soal ini.

“Agar lebih fokus membantu siswa-siswa dari keluarga kurang mampu,” tandas Santi.

Ia juga mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.

“Fasilitas pendidikan harus memadai, akses menuju sekolah diperbaiki, dan infrastruktur pendukung diperhatikan. Pendidikan tidak bisa berdiri sendiri, perlu dukungan dari berbagai sektor,” pungkasnya.

Tak sekadar memberikan catatan kritis, Santi juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota dalam menyiapkan sekolah rakyat.

Program berkolaborasi dengan Dinas Sosial ini ditujukan bagi anak-anak putus sekolah atau yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.  (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...
LEGISLATIF

Reses, Warga Ngariboyo Magetan Usul Pelebaran Jalan Hingga Peralatan Pesta

MAGETAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan, ...
KABAR CABANG

Ziarah Bung Karno dan Peresmian Hasil Renovasi Istana Gebang, Banteng Blitar Siapkan Penyambutan Megawati

BLITAR – Menjelang kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Blitar pada 14-15 Juni 2026, DPC ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Surabaya Siapkan Kader Gen Z Hadapi Era Politik Digital

DPC PDI Perjuangan Surabaya menggelar Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KABAR CABANG

231 Pengurus PAC Se-Lumajang Dilantik, Komposisi Kader Gen Z dan Perempuan Capai 78 Persen

LUMAJANG – DPC PDI Perjuangan Lumajang menggelar proses pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan ...
HEADLINE

Puncak Bulan Bung Karno 2026, Megawati Resmikan Hasil Renovasi Istana Gebang di Blitar

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Blitar pada ...