oleh

Sanankerto Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata, Sanusi: Bisa Jadi Nomor 1

-Milangkori-36 kali dibaca

MALANG – Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, terpilih sebagai 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Desa yang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan berbasis lingkungan atau Boonpring (beragam tanaman jenis bambu).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno pun telah meninjau di lapangan terkait penilaian terhadap Desa Wisata unggulan di Kabupaten Malang tersebut.

Bupati Malang, HM Sanusi yang turut mendampingi kunjungan Menparekraf, berharap Desa Sanankerto bisa menjadi desa wisata nomor satu di Indonesia. Karena, wisata Boonpring selain memiliki koleksi keindahan jenis bambu, juga merupakan wisata alam yang banyak digemari masyarakat.

“Alhamdulillah, wisata Boonpring dinobatkan menjadi 50 desa wisata besar se-Indonesia. Saya harap, ini bisa jadi nomor satu,” ungkap Sanusi, dalam keterangannya, Minggu (17/10/2021).

Pihaknya juga terus berkomitmen untuk bisa meningkatkan dan membenahi infrastruktur terutama jalan desa, agar mampu mendukung sektor wisata yang saat ini terus berkembang.

“Jika Desa Sanankerto menjadi nomor satu, akses jalan akan kami lebarkan, agar sektor pariwisata bisa lebih baik” terangnya.

Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Uno, dalam kunjungannya berkesempatan mengelilingi setiap titik potensi yang ada di Desa Sanankerto. Selain itu, Sandiaga juga membeli sejumlah produk buatan warga Desa Sanankerto.

Menurutnya Desa Wisata Sanankerto memiliki keunggulan di antaranya terdapat 115 spesies bambu. Hal ini menjadikan kawasan Desa Wisata Sanankerto ini sebagai kawasan ekowisata bambu terbesar di Indonesia.

“Ini merupakan modal utama Desa Sanankerto untuk menarik minat para wisatawan disamping itu Boonpring juga memiliki telaga buatan untuk melengkapi hutan bambu tersebut,” ujar Sandiaga.

Salah satu kunci untuk mengembangkan dan memajukan sektor wisata, lanjut Sandiaga, adalah adanya antusiasme dari masyarakat Desa Sanankerto.

Hal ini juga untuk meningkatkan perekonomian Desa Sanankerto yang bergantung pada pengembangan konsep pariwisata.

“Saya melihat di Desa Sanankerto ini, masyarakatnya antusias, dan ekonomi bergantung pada pariwisata disisi lain infrastruktur tambahan sudah cukup tersedia, saya berharap Desa Sanankerto nantinya punya prestasi yang baik kedepan,” harapnya. (ace/pr)