Kamis
18 Juni 2026 | 3 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Pengumuman KPU, Ansor Khataman Al Quran Serentak

Nusron Wahid Ketum Ansor

Nusron Wahid Ketum AnsorJAKARTA – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid mengimbau kader Ansor dan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) tidak turun jalan di hari pengumuman hasil Pemilu Presiden 2014, Selasa (22/7/2014). Nusron mengatakan, syukuran kemenangan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla akan dilakukan dengan menggelar khataman Al Quran serentak.

“Tidak usah turun ke jalan, tapi syukurnya dengan memperbanyak amal sholeh,” kata Nusron, dalam pernyataan persnya, Senin (21/7/2014).

Nusron menambahkan, siapa pun yang menjadi pemenang pilpres 2014 merupakan kemenangan rakyat yang patut disyukuri. Dalam proses demokrasi, kata dia, wajar jika terjadi gesekan antar masing-masing kubu pasangan capres dan cawapres.

Di bulan Ramadan kali ini, imbuh Nusron, bangsa Indonesia mengalami dua bentuk ujian, yakni ujian menjalankan ibadah puasa dan ujian melaksanakan pilpres. Namun, kedua ujian tersebut, lanjut dia, akan ditutup dengan perayaan Hari Raya Idhul Fitri. Dia berharap bangsa indoneia akan dinaikkan derajatnya setelah menjalani dua tahap ujian tersebut.

“Insya Allah bangsa Indonesia akan berhasil melalui dua tahap ujian ini, dan akan dinaikkan derajatnya,” kata Nusron.

Pasca Pilpres, lanjut dia, GP Ansor akan memelopori silaturahim nasional antarkomponen bangsa setelah sempat berbeda kubu pada Pilpres 2014. Silaturahim akan dimulai dari internal Nahdlatul Ulama. “Kami akan undang Pak Kiai Said (Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj) dan para pendukung Prabowo lainnya agar melihat bangsa ke depan lebih baik,” ujarnya.

Menyambut pengumuman KPU dengan tidak turun ke jalan juga akan diikuti buruh pendukung Jokowi-JK. Menurut Koordinator Nasional Aliansi Rakyat Merdeka, Jumhur Hidayat, aksi menurunkan buruh ke jalan justru akan membuat suasana menjadi tidak kondusif.

“Harapan kami, kalau memang tidak puas dengan keputusan KPU, gugat secara konstitusional ke Mahkamah Konstitusi. Kita tidak ingin huru-hara,” kata Jumhur, dalam keterangan pers di Dapur Selera.

Apalagi, lanjut Jumhur, Jokowi sendiri sudah menginstruksikan kepada seluruh pendukung, relawan, dan simpatisan untuk tidak turun ke jalan. Menurut dia, instruksi tersebut sangat tepat mengingat panasnya suhu politik saat ini. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Lamongan Gelar Lomba Sinematografi AI, Begini Cara Daftarnya

LAMONGAN – Menyambut Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Lamongan akan Gelar Lomba Video AI (Artificial ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya Ajak Media Perkuat Edukasi Publik dan Kepercayaan terhadap Lembaga Legislatif

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak media memperkuat edukasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Hentikan Sementara Proyek Box Culvert se-Surabaya Usai Insiden Lansia Tewas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghentikan sementara proyek box culvert se-Surabaya pasca insiden yang menewaskan ...
KRONIK

Said Abdullah Tegaskan PDIP Tidak Terlibat Aksi Mahasiswa, Dorong Pemerintah Lebih Terbuka Terhadap Kritik

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan PDIP tidak terlibat dalam aksi demonstrasi mahasiswa. Ia juga ...
KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...