Sabtu
17 Oktober 2026 | 7 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Pengumuman KPU, Ansor Khataman Al Quran Serentak

Nusron Wahid Ketum Ansor

Nusron Wahid Ketum AnsorJAKARTA – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid mengimbau kader Ansor dan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) tidak turun jalan di hari pengumuman hasil Pemilu Presiden 2014, Selasa (22/7/2014). Nusron mengatakan, syukuran kemenangan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla akan dilakukan dengan menggelar khataman Al Quran serentak.

“Tidak usah turun ke jalan, tapi syukurnya dengan memperbanyak amal sholeh,” kata Nusron, dalam pernyataan persnya, Senin (21/7/2014).

Nusron menambahkan, siapa pun yang menjadi pemenang pilpres 2014 merupakan kemenangan rakyat yang patut disyukuri. Dalam proses demokrasi, kata dia, wajar jika terjadi gesekan antar masing-masing kubu pasangan capres dan cawapres.

Di bulan Ramadan kali ini, imbuh Nusron, bangsa Indonesia mengalami dua bentuk ujian, yakni ujian menjalankan ibadah puasa dan ujian melaksanakan pilpres. Namun, kedua ujian tersebut, lanjut dia, akan ditutup dengan perayaan Hari Raya Idhul Fitri. Dia berharap bangsa indoneia akan dinaikkan derajatnya setelah menjalani dua tahap ujian tersebut.

“Insya Allah bangsa Indonesia akan berhasil melalui dua tahap ujian ini, dan akan dinaikkan derajatnya,” kata Nusron.

Pasca Pilpres, lanjut dia, GP Ansor akan memelopori silaturahim nasional antarkomponen bangsa setelah sempat berbeda kubu pada Pilpres 2014. Silaturahim akan dimulai dari internal Nahdlatul Ulama. “Kami akan undang Pak Kiai Said (Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj) dan para pendukung Prabowo lainnya agar melihat bangsa ke depan lebih baik,” ujarnya.

Menyambut pengumuman KPU dengan tidak turun ke jalan juga akan diikuti buruh pendukung Jokowi-JK. Menurut Koordinator Nasional Aliansi Rakyat Merdeka, Jumhur Hidayat, aksi menurunkan buruh ke jalan justru akan membuat suasana menjadi tidak kondusif.

“Harapan kami, kalau memang tidak puas dengan keputusan KPU, gugat secara konstitusional ke Mahkamah Konstitusi. Kita tidak ingin huru-hara,” kata Jumhur, dalam keterangan pers di Dapur Selera.

Apalagi, lanjut Jumhur, Jokowi sendiri sudah menginstruksikan kepada seluruh pendukung, relawan, dan simpatisan untuk tidak turun ke jalan. Menurut dia, instruksi tersebut sangat tepat mengingat panasnya suhu politik saat ini. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...