Rabu
19 Agustus 2026 | 3 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambil Tunggu Instruksi Ketum Songsong 2024, Basarah: Kader Siapkan Mesin Partai Semaksimal Mungkin

pdip-jatim-220817-basarah

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengingatkan seluruh kader Banteng untuk tegak lurus kepada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai. Termasuk soal pencapresan 2024, yang disebutkan dalam AD/ART itu merupakan hak prerogratif Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Basarah menegaskan, seluruh kader PDI Perjuangan wajib hukumnya menghormati, menjalankan, dan mematuhi AD/ART partai. Oleh sebab itu, seluruh kader banteng diminta menunggu sembari menyiapkan mesin-mesin partai semaksimal mungkin menyongsong 2024.

“Ibu (Megawati) kan sudah mengingatkan jangan bermanuver, jangan double standar, jangan banyak pasang kaki, dan lain-lain. Tegak lurus. Karena yang memberikan prerogatif kepada Ibu Mega ya partai itu sendiri dalam kongres,” tegas Basarah, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/8/2022).

Basarah mengatakan, melalui tangan dingin Megawati Soekarnoputri telah lahir sosok-sosok pemimpin unggul yang merupakan kader-kader terbaik PDI Perjuangan. Terbukti kader PDI Perjuangan dipercaya dan diamanahkan untuk menjadi pemimpin, mulai dari Presiden RI, pimpinan lembaga legislatif, hingga kepala daerah.

“PDI Perjuangan telah membuktikan sebagai partai yang dipimpin Ibu Megawati Soekarnoputri, telah banyak melahirkan kader-kader pemimpin bangsa, baik di pusat maupun di daerah. Itulah keberhasilan dan kesuksesan Ibu Megawati memimpin PDI Perjuangan,” sebutnya.

Atas dasar itu, Basarah menegaskan bahwa mengenai pencapresan untuk 2024, sepenuhnya berada di tangan Presiden Kelima Republik Indonesia tersebut. Sebab, menurut Basarah, Megawati adalah pemimpin yang mengetahui mana yang terbaik untuk kader, partai, dan bangsa Indonesia.

“Ibu Mega sebagai causa prima dari proses kaderisasi dari rahim PDI Perjuangan, Ibu Megalah yang paling tahu, siapa-siapa saja kader-kadernya yang akan ditugaskan apakah itu dari lembaga legislatif, eksekutif, atau struktural partai,” jelas Wakil Ketua MPR RI tersebut.

“Oleh karena itu, dalam kaidah kepartaian kami, tepatnya di AD/ART, diatur hak prerogatif Ibu Megawati sebagai Ketum PDI Perjuangan. Hak prerogatif inilah yang harus dihormati, ditaati dan dilaksanakan oleh segenap kader Partai. Karena itu menjadi domain dan ranahnya Ibu Megawati,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Desak Usut Tuntas Kasus Ibu Aniaya Anak di Pamekasan, Hj. Ansari: Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta polisi untuk mengusut tuntas kekerasan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Ingatkan Efisiensi APBD 2026 Tak Geser Kepentingan Rakyat

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengingatkan agar perubahan anggaran daerah tetap berpijak pada ...
LEGISLATIF

Baktiono: Pedagang Pasar Tradisional Tak Boleh Dibiarkan Berjuang Sendiri

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono, meminta pemerintah tidak membiarkan pedagang pasar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...
KABAR CABANG

Jaranan, Cara Seniman Trenggalek Memaknai Kemerdekaan

TRENGGALEK – Suara gamelan menggema dari halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin malam ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...