MOJOKERTO – PDI Perjuangan Kota Mojokerto menurunkan 18 satgas Cakra Buana untuk turut serta menjaga keamanan prosesi ibadah malam Paskah, Sabtu (3/4/2021).
“Kita berpartisipasi melakukan pengamanan dengan ikut menjaga beberapa gereja di perayaan malam Paskah atau dalam istilah kristiani disebut dengan Sabtu Suci,” terang Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Ahmad Yustinus Ariyanto.
Meski dalam keadaan yang menakutkan akibat teror bom bunuh diri yang baru-baru ini terjadi, PDI Perjuangan tetap konsisten sebagai partai nasionalis untuk lebih memperhatikan kaum kristiani yang sedang melakukan ibadah Sabtu Suci.
“Walupun dalm kondisi yang sangat menegangkan penuh dengan risiko, tapi kami berkomitmen untuk tetap turun. Justru dengan situasi seperti inilah kami harus lebih memperhatikan saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah,” terang pria yang akrab dipanggil Xanana.

“Kami teguh dalam menjaga keragaman menjaga kebebasan dalam menjalankan ibadah untuk setiap agama yang diakui di Indonesia ini, itu poinnya,” tegas Xanana.
Pada pengamanan kali ini, Satgas Cakra Buana melakukan pengamanan bersama aparat TNI, Polri dan Satpol PP kota Mojokerto
“Disana satgas kita begabung bersama TNI Polri untuk mengamankan saudara kita, semoga saudara kita bisa tenang dalam menjalankan ibadahnya,” harap Xanana.
Untuk diketahui, 18 Satgas Cakra Buana DPC Kota Mojokerto hari ini ditugaskan untuk mengamankan 7 gereja yang ada di wilayah kota Mojokerto.
Semua satgas tersebar di 7 gereja, di antaranya, Gereja Katolik ST Yosep, GKJW, Gereja Bethel Indonesia, GPIB jemaat Immanuel, Gereja Bukit sion, Gereja GBT Kelompok Indah, Gereja Allah Baik. (rul)