Jumat
05 Juni 2026 | 8 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma-Whisnu Pilih Sapa Warga ketimbang Kampanye Akbar

pdip-jatim---risma-whisnu-hasto
pdip-jatim---risma-whisnu-hasto
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, bersama paslon Risma-Whisnu di posko pemenangan Jalan Kapuas Surabaya, Sabtu (21/11/2015) malam.

SURABAYA – Pasangan Cawali-cawawali Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana memutuskan tidak mengambil kesempatan kampanye akbar yang oleh KPU Surabaya dijatah pada Minggu (22/11). Pasangan calon petahana ini lebih memilih blusukan ke kampung-kampung untuk menyapa langsung warga.

“Bu Risma dan Mas Whisnu memilih berkunjung ke kampung-kampung, pemukiman dan bertemu dengan komunitas-komunitas datang. Menyapa, dan menemui warga untuk mendengarkan aspirasi mereka secara langsung,” jelas Didik Prasetiyono, jubir Tim Pemenangan Risma-Whisnu, Sabtu (21/11/2015).

Pasangan nomor urut dua yang diusung PDI Perjuangan ini menilai, model kampanye akbar tidak lagi efektif di era sekarang untuk mendengarkan suara rakyat. Selain bersifat hiruk-pikuk, gaduh, dan membuang banyak dana, kampanye mengumpulkan massa juga hanya bersifat “satu arah” yakni mendengarkan suara lantang para juru kampanye.

Sedang massa hanya menjadi penonton dan pendengar. “Metode lama itulah yang dibalik oleh pasangan Risma-Whisnu, di mana keduanya berinisiatif mendatangi warga, menyapa, dan lebih penting lagi mendengarkan suara rakyat,” kata Didik.

Terkait hal ini, Tim Pemenangan Risma-Whisnu telah mengirim surat resmi kepada KPU, Panwas dan Polrestabes tentang tidak diambilnya kesempatan kampanye akbar pada Minggu besok. Sehingga seluruh kekuatan keamanan dan Panwas Pilkada di Kota Surabaya tidak perlu mengonsentrasikan diri untuk menangani hiruk-pikuk massa.

Sebagai ganti dari tidak diambilnya kesempatan kampanye akbar itu, tambah Didik, Tim Pemenangan Risma-Whisnu telah menyiapkan 30 agenda pertemuan di berbagai lokasi di Kota Surabaya. Agenda blusukan itu dimulai Sabtu hari ini hingga Minggu besok, mulai pagi sampai larut malam.

Dengan model kampanye tersebut, lanjut Didong, sapaan Didik Prasetiyono, menjadi semakin nyata bahwa Risma-Whisnu menjadi milik warga Kota Surabaya. “Hal ini juga membuat kedua calon pemimpin Kota Surabaya ini semakin terampil mendengarkan suara warga, dan memecahkan secara taktis dan teknis setiap persoalan rakyat yang dijumpai di lapangan,” sebutnya.

Mantan komisioner KPU Jawa Timur ini juga mengungkapkan, pada Sabtu-Minggu ini, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyempatkan diri berkunjung ke Surabaya. Momentum itu, lanjutnya, dipakai pasangan Risma-Whisnu untuk memperkenalkan dan memperkuat metode kampanye yang efektif dan lebih pro-rakyat.

“Kita berharap metode itu semakin dikuatkan DPP PDI Perjuangan di berbagai daerah untuk memenangkan pesta demokrasi namun dengan cara yang lebih elegan dan disukai rakyat,” ujar Didong.

Keputusan tentang tidak diambilnya kesempatan kampanye akbar ini, imbuh dia, juga telah disampaikan kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, dan disambut baik. “DPP kemudian memutuskan ketua umum besok mengisi kampanye di Bali,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Tata Kelola Akuntabel Harga Mati agar Program MBG Berjalan Efektif

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menegaskan sistem tata kelola yang akuntabel merupakan syarat mutlak agar ...
KABAR CABANG

Konten Idul Adha PDIP Kota Blitar Masuk 3 Terbaik, Yudi Meira: Kerja Kolektif yang Mencerminkan Semangat Kerakyatan

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kota Blitar meraih apresiasi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur setelah terpilih ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...