KONAWE – Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Mantan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini (Risma), mengunjungi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (19/7/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Risma menyemangati para ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus berinovasi dan mandiri secara ekonomi.
Risma, yang juga mantan Wali Kota Surabaya itu mengajak para perempuan untuk tidak terpaku pada satu jenis usaha. Dia mencontohkan, jagung rebus bisa dikembangkan menjadi dodol, isian es buah, atau kue khas daerah yang bisa dijual sebagai oleh-oleh.
“Jangan hanya rebus jagung. Jadikan produk olahan yang punya nilai jual lebih,” ajak Risma.
Selain jagung, dia juga menyarankan warga memanfaatkan buah lokal seperti rambutan. Menurutnya, rambutan bisa diolah menjadi manisan dan dijadikan produk khas daerah.
Dalam dialog interaktif tersebut, Risma juga mendorong para perempuan agar berani memproduksi barang kebutuhan sendiri.
“Contohnya jilbab. Ibu-ibu bisa belajar menjahit, produksi sendiri, lalu dijual. Ini peluang penghasilan dari rumah,” jelasnya.
Dia menegaskan bahwa modal bukan hambatan utama dalam memulai usaha. “Yang penting bukan besar kecilnya modal, tapi kemauan dan semangat untuk mengubah hidup,” tutur Risma.
Kunjungan Risma disambut antusias. Banyak ibu-ibu merasa termotivasi untuk memulai usaha rumahan setelah mendengar langsung gagasannya.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Risma berjanji akan kembali ke Konawe. Dia berkomitmen memberi pelatihan khusus untuk pelaku UMKM agar mereka bisa naik kelas dan memperluas pasar.
Menutup kunjungannya, Risma memberi pesan tegas kepada seluruh kader PDI Perjuangan di Konawe.
“Turun ke masyarakat. Dengarkan keluhan mereka dan bantu cari solusinya. Karena PDI Perjuangan adalah partainya wong cilik,” pungkasnya. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









