Kamis
30 Juli 2026 | 5 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Soroti Rendahnya Gaji Guru/Ustadz yang Hanya Rp 150 Ribu per Bulan

pdip-jatim-241011-RT-ponpes-temboro-1

MAGETAN – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini, berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Temboro, Kabupaten Magetan, Kamis (10/10/2024).

Kehadiran Risma disambut hangat oleh pimpinan pesantren, KH Ubaidillah Ahror (Gus Ubed), beserta jajaran pengurus pondok.

Dalam dialog tersebut, Gus Ubed menyampaikan harapan akan peran pemerintah yang menjadi lebih nyata dalam pembangunan agama dalam kerangka kebangsaan. “Jangan sampai yang masuk surga, hanya masyarakat saja,” ujarnya

Risma lalu sampaikan peran penting Ponpes dalam mendidik generasi muda, namun sekaligus mengungkapkan keprihatinannya terkait minimnya dukungan pemerintah yang diterima oleh Ponpes selama ini, khususnya untuk kesejahteraan para guru/ustadz.

Politisi PDI Perjuangan ini menekankan bahwa Ponpes seperti Al Fatah Temboro ini, memiliki kontribusi besar dalam membantu pemerintah dengan menampung anak-anak bangsa yang membutuhkan pendidikan.

“Bayangkan kalau anak-anak bangsa ini tidak ada yang menampung, anak-anak kita akan lari ke mana? Mereka bisa kehilangan arah dan tujuan hidup,” ucap Risma dengan nada prihatin.

Dia menambahkan, bahwa pesantren merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Sehingga pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi kebutuhannya.

Risma secara khusus menyoroti rendahnya gaji para guru/ustadz yang hanya sekitar Rp150 ribu per bulan, sebuah angka yang menurutnya jauh dari layak mengingat peran besar mereka dalam mendidik anak-anak negeri ini.

Sebagai solusi, Risma berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru/ustadz melalui program insentif yang lebih manusiawi, termasuk mendukung operasional pesantren seperti listrik dan air.

Selain itu, Risma juga berencana memperbaiki infrastruktur pesantren secara bertahap, mengingat banyaknya jumlah pesantren di Jawa Timur.

“Infrastruktur seperti gedung harus memenuhi standar agar tidak ada risiko kegagalan konstruksi,” tegasnya.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur, Risma juga menawarkan program pembinaan kewirausahaan bagi para santri agar mereka memiliki keterampilan mandiri setelah lulus, terutama bagi santri yang tidak melanjutkan pendidikan formal.

Dia ingin Ponpes tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga tempat pengembangan hidup dan kehidupan.

Lebih jauh, Risma melihat potensi besar Ponpes sebagai tempat rehabilitasi bagi anak-anak telantar atau anak-anak punk, berbagi pengalamannya dalam menangani anak-anak tersebut ketika menjabat sebagai Menteri Sosial.

Menurutnya, Ponpes mampu memberikan bimbingan yang lebih baik bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan ekstra.

Melalui kunjungan ini, Risma menegaskan komitmennya untuk mendukung Ponpes melalui tiga fokus utama: peningkatan pendidikan, kesejahteraan pengajar, dan kemandirian santri.

Dia berharap pesantren di Jawa Timur bisa menjadi pusat pemberdayaan yang tidak hanya mendidik tetapi juga mempersiapkan generasi muda yang mandiri dan berdaya saing di masa depan. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Minta Aspirasi Kades soal KDMP Disampaikan Resmi ke Pemerintah Pusat

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno meminta para kepala desa (Kades) menyusun dan ...
LEGISLATIF

Reses di Tuban, Ony Setiawan Soroti Krisis Air Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Hutan di Senori

TUBAN – Masa Reses Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan dimanfaatkan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Kuasai Fotografi Storytelling untuk Rebut Pasar Gen Z

GRESIK – Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong pelaku UMKM kuliner di Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...