Sabtu
31 Oktober 2026 | 1 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Menangis Dengar Gaji Ustadz-Ustadzah Kurang dari Rp 100 Ribu/Bulan

pdip-jatim-241016-risma-menangis

SITUBONDO – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3, Tri Rismaharini (Risma) kembali tersentuh hatinya, saat mendengar masukan dan keluhan warga provinsi ini.

Bahkan, Risma sampai terisak setelah mendengarkan permasalahan guru (ustadz/ustadzah), saat mengunjungi YPP Khairus Shaleh, Situbondo (16/10/2024).

Bu Risma, demikian sapaannya, menangis ketika mendengar fakta bahwa masih banyak guru/ustadz/ustadzah yang gajinya kurang dari Rp 100 ribu/bulan.

Di siang hari itu, sesaat setelah suasana hening, Risma kembali memotivasi ustadz/ustadzah. Jika dipercaya mengemban amanah memimpin Jawa Timur, Risma bersama Cawagub KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), akan meningkatkan insentif mulai dari Rp1 juta per bulan dan memberikan bea siswa sekolah para guru (ustadz/ustadzah).

Kalau pengajar yang masih lulusan SMA nanti disiapkan beasiswa untuk S1, kalau yang lulusan S1 nanti disiapkan S2. “Supaya panjenengan para guru (ustadz/ustadzah) bisa lebih sejahtera,” ujarnya.

Risma merupakan salah satu keturunan dari Kyai Ageng Basyariyah yang ada Sewulan Madiun. Selain yang menjadi ulama, Kyai Ageng Basyariyah banyak yang melahirkan Umara.
“Ada dua menteri, saya dan Pak Muhadjir Effendy. Lalu ada dua Presiden yaitu Gus Dur, dan Pak SBY,” sebutnya.

Ketika dicalonkan menjadi Gubernur Jawa Timur, Risma merasa harus meningkatkan kesejahteraan para santri dan lingkungan pondok pesantren. “Hal ini yang musti saya angkat kesejahteraannya,” tegas Risma.

Ke depan, dia berharap agar para pengasuh pondok pesantren jangan malu mengajukan program untuk memajukan pondok pesantrennya.

“Jangan ada proposal-proposal lagi jika ingin ada usulan program atau permohonan. Jika pakai proposal pasti ada yang main, ada yang nakal,” ujarnya.

“Lalu, saya takut, proposal itu nanti ketinggalan di mobil atau tidak sempat baca dan periksa. Itu nanti kasihan yang mengirim. Karena kalau tidak tepat, saya bisa dituntut di akhirat sana,” kata Risma. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...