Rabu
12 Agustus 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, Novita Serahkan Bantuan PKH Plus kepada 213 Lansia

pdip-jatim-230505-pkh-nggalek-1

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mulai menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus kepada para penerima manfaat.

Bantuan triwulan pertama PKH Plus senilai Rp500.000 diserahkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini kepada 213 lansia penerima manfaat di Kecamatan Suruh, Rabu (3/5/2023).

PKH Plus sendiri untuk mengintervensi permasalahan ekonomi di tengah-tengah masyarakat. Rencananya setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp2 juta per tahun dan akan diterimakan sebanyak 4 kali secara bertahap. Setiap tahapnya sebesar Rp 500 ribu.

Novita berharap bantuan yang diserahkan dapat membantu meringankan perekonomian masyarakat.

Masih dalam suasana Lebaran, istri Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek itu tidak lupa mengingatkan warganya untuk tetap senantiasa menjaga kesehatan.

Setelah 2 tahun mengalami keterbatasan, perayaan Lebaran kembali dapat dilakukan. Meski sudah bisa merayakan, masyarakat diharap tetap harus menjaga kesehatan.

“Hanya di Trenggalek yang sehat itu dibayar, bagi keluarga miskin yang mau menjaga kesehatannya, mereka justru dibayar. Mendapatkan insentif dari pemerintah daerah,” terang Novita.

Dalam penyaluran bantuan PKH Plus, ibu 3 anak ini tidak lupa minta doa restu kepada warganya untuk bisa menjalankan amanah melayani masyarakat sampai dengan berakhirnya masa jabatan yang diemban bersama suami.

Masih ingat di benak Novita bagaimana sosok suami (Mochamad Nur Arifin) yang sangat menginspirasinya.

Politisi PDI Perjuangan ini berani hijrah di usia sangat muda dari Surabaya ke Trenggalek, meninggalkan kemapanan secara ekonomi demi bisa melayani warga masyarakat Trenggalek.

Meskipun anak-anak masih kecil, Novita yakinkan suami mampu melaksanakan perjuangan kebermanfaatan bagi masyarakat di Trenggalek.

Banyak kebanggaan yang didapat oleh perempuan ini dari beberapa keputusan yang diambil oleh sang suami. Seperti halnya tidak mengambil gaji sebagai bupati mulai awal menjabat hingga sekarang.

Gaji yang seharusnya menjadi haknya itu malah justru diserahkan kepada Baznas Trenggalek untuk upaya penanganan kemiskinan di daerah yang dipimpinnya.

Dan ini menjadi cikal bakal penanganan yang terintegrasi di Kabupaten Trenggalek dengan program yang bernama Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (Gertak).

“Banyak keputusan yang diambil untuk mensejahterakan masyarakat menjadi inspirasi saya untuk bisa melakukan hal yang sama berjuang untuk masyarakat Trenggalek,” ucap Novita yang juga menjabat Bendahara Taruna Merah Putih (TMP) Jawa Timur ini. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...