Kamis
14 Mei 2026 | 12 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ribuan Orang Larut dalam Selawat Kebangsaan di Alun-alun Merdeka Ngawi

IMG-20231214-WA0039_copy_768x432

NGAWI – Selawat Kebangsaan berhasil menyedot animo ribuan warga. Lautan manusia nampak khidmat, larut berselawat bersama Gus Ali Gondrong. Lapangan alun-alun Merdeka Ngawi, menjelma menjadi ruang bagi para perindu Nabi, pada Rabu malam (13/12/2023).

Warga Ngawi dari berbagai pelosok desa berduyun mendatangi lokasi selawatan. Tidak hanya itu, Mafia Sholawat, sebutan jamaah Gus Ali Gondrong dari berbagai daerah juga terlihat mengikuti pengajian Selawat Kebangsaan Ganjar-Mahfud di Ngawi. Seperti dari Bojonegoro, Tuban, Madiun, Magetan, dan lain sebagainya.

Iringan musik hadrah Semut Ireng dan lantunan selawat Nabi seakan menggetarkan langit Alun-alun Merdeka Ngawi. Para jamaah turut menengadahkan tangan sembari merapalkan doa demi keselamatan bangsa dan negara.

“Selawatan bersama Gus Ali Gondrong seperti magic. Setiap orang yang datang, seperti terikat dalam ikatan yang kuat, bersama-sama melantunkan selawat yang menyejukkan,” komentar Saeful Bahri, warga Widodaren yang mengaku kali pertama mengikuti selawatan Gus Ali Gondrong.

Ikatan kuat jamaah Mafia Sholawat itu benar adanya. Tri Bagus Setiawan, rela menempuh lebih dari 1 jam perjalanan demi mengikuti Sholawat Kebangsaan. Warga Ngrambe tersebut mengaku tak berkeberatan harus bersepeda motor demi bisa hadir berselawat bersama Gus Ali Gondrong.

“Sholawat Kebangsaan ini hal yang luar biasa bagi kami. Selagi bisa dijangkau, pasti berangkat. Ya cinta Nabi, ya cinta NKRI. Mafia Sholawat lhoss!!,” kata dia.

Selawat Kebangsaan di Alun-alun Merdeka itu juga berbarengan dengan peringatan ulang tahun Mafia Sholawat Ngawi yang ke-9. Di acara religi itu, juga dilaksanakan pemotongan tumpeng berjumlah sembilan.

Di panggung yang menghadap selatan itu, Gus Ali Gondrong memberikan potongan pertama tumpeng syukuran 9 tahun Mafia Sholawat untuk Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Ir. Budi Sulistyono (Kanang).

“Selawat Kebangsaan yang dipimpin Gus Ali Gondrong ini adalah doa kita semua untuk keselamatan bangsa dan negara. Sehingga kemudian diberikan pemimpin yang terbaik untuk bangsa dan negara,” kata Kanang panggilannya.

Sholawat Kebangsaan berakhir hingga ganti hari. Di sesi akhir itu, Gus Ali Gondrong melantunkan Selawat Nabi berikut syair berbahasa Jawa. Selawat dan syair itu turut dilantunkan ribuan jamaah yang enggan beranjak sebelum Sholawat Kebangsaan benar-benar berakhir.

“Rong ewu patlikur, Ganjar Mahfud MD, Rong ewu patlikur, Ganjar Mahfud MD,” bunyi syair yang dilantunkan Gus Ali Gondrong dan diikuti para jamaah Mafia Sholawat di Alun-alun Merdeka Ngawi.

Sholawat Kebangsaan bersama Gus Ali Gondrong di Kabupaten Ngawi juga dihadiri sejumlah tokoh. Diantaranya Ketua Sahabat Ganjar, KH Nahib Shodiq, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Ngawi. Termasuk para kader dan caleg PDI Perjuangan. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...