NGANJUK — Ribuan kader PDI Perjuangan Nganjuk tumpah ruah memenuhi Gedung Juang 45, Jl. Dr. Soetomo No.60, Jumat (24/4/2026), siang.
Para kader Banteng itu mengikuti Musyawarah Anak Cabang (musancab) serentak untuk membentuk kepengurusan PAC di 20 kecamatan se-kabupaten.
Data dihimpun dari panitia acara, tercatat 1.100 kader hadir pada acara itu. Dari unsur PAC sebanyak 11 pengurus dari 20 kecamatan. Kemudian dari kepengurusan tingkat desa atau sebanyak 284 Pengurus Ranting yang nasing-masing desa diwakili 3 pengurus.
Hadir pula seluruh pengurus DPC, Fraksi, juga alat kelengkapan partai dari badan dan organisasi sayap.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 220 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 20 kecamatan dilantik untuk masa tugas hingga 5 tahun mendatang.
Prosesi acara hingga pelantikan berlangsung megah dan khidmat dengan pembacaan sumpah/janji jabatan yang dipimpin oleh jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur.
Acara dimeriahkan pertunjukan seni budaya lokal, di antaranya reog, Tari Ngawiji, serta pemberian cenderamata kain batik sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian budaya daerah.

Keterwakilan Perempuan dan Gen-Z
Dalam arahannya, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono menegaskan pentingnya penguatan struktur partai sebagai langkah strategis menghadapi kontestasi politik ke depan.
Ia menyampaikan bahwa kepengurusan PAC memiliki tanggung jawab dalam mempertahankan kemenangan serta meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
“Struktur partai harus disusun secara inklusif dengan memperhatikan keterwakilan. Minimal 30 persen perempuan dan 20 persen pemuda di bawah 35 tahun. Ini merupakan ketentuan organisasi yang harus dipenuhi,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kaderisasi berkelanjutan guna menjawab tantangan perubahan demografi pemilih, khususnya dari kalangan generasi muda.
“Persiapan mesin politik harus dimulai dari sekarang, terutama di tingkat kecamatan, agar siap menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar dalam penyusunan kepengurusan tidak terjadi konflik kepentingan, termasuk menghindari dominasi hubungan keluarga dalam struktur partai.

Pentingnya menjaga Kehormatan Partai
Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan Jatim, Agus Wicaksono menegaskan pentingnya menjaga disiplin organisasi dan kehormatan partai.
“Jabatan dalam partai merupakan amanah ideologis. Setiap kader harus menjaga disiplin, loyalitas, dan kehormatan partai dalam menjalankan tugas organisasi,” ujarnya.
Menurutnya, soliditas dan integritas kader menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan partai dalam setiap kontestasi politik.
Musancab serentak ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PDI Perjuangan se-Jawa Timur dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan, sekaligus menyiapkan langkah strategis menuju Pemilu 2029 di tiap Kabupaten/kota.(ian/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










