Sabtu
20 Juni 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Revisi UU Pilkada, PDI Perjuangan akan Ajukan 30 Poin Perubahan

2601 pilkada serentak

2601 pilkada serentakJAKARTA – DPR sepakat melakukan revisi terbatas setelah UU Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota diundangkan Kementerian Hukum dan HAM. Fraksi PDIP berencana mengajukan setidaknya 30 poin perubahan dari materi UU tersebut.

“Kami sudah susun, lebih kurang ada 30 poin yang akan kami ajukan. Ada yang sifatnya prosedural, ada perubahan fundamental,” kata anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Komarudin Watubun, Rabu (21/1).

Komarudin menjelaskan dari 30 poin tersebut, ada beberapa poin penting yang akan diupayakan PDIP pada proses revisi. Pertama menyangkut lama tahapan uji publik.

“Uji publik lama sekali, padahal tidak berdampak juga pada kelolosan calon. Hanya basa-basi saja, kami minta dipersingkat,” ujarnya.

Usulan perubahan berikutnya tentang pemilihan nonpaket yang diatur UU Pilkada. PDIP memandang sebagai jabatan politik, sebaiknya gubernur, bupati/walikota dan wakilnya dipilih bersamaan. “Agar dua-duanya sama-sama dipilih langsung oleh rakyat,” katanya.

Aspek lain yang ingin diubah, lanjut Komarudin, mengenai waktu pelaksanaan pilkada serentak. Dalam UU, pilkada serentak dilaksanakan pada 2015, 2018 dan serentak nasional pada 2020.

Menurutnya waktu penyelenggaraan pilkada juga harus mempertimbangkan kondisi sosial dan geografis setiap daerah. Misalnya menyangkut distribusi logistik, keamanan, anggaran dan politik lokal.

Ketika suatu daerah dipimpin oleh Penjabat atau pelaksana tugas dalam jangka waktu yang lama, dikhawatirkan akan terjadi dinamika politik yang tinggi di daerah.

DPR melalui Sidang Paripurna mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 sebagai UU Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota (UU Pilkada). Serta Perppu Nomor 2 Tahun 2014 sebagai revisi UU Nomor 23 tentang Pemerintah Daerah.

Namun DPR juga sepakat melakukan revisi terbatas terhadap UU Pilkada setelah proses pengundangan di Kementerian Hukum dan HAM selesai. Revisi ditargetkan rampung sebelum 17 Februari 2015. (republika)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bumikan Pemikiran Bung Karno, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi

BANYUWANGI – Pada momentum Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar diskusi bersama anak muda (Gen ...
KRONIK

Cegah Kecelakaan Maut, Yordan Desak Percepatan Pelebaran Jalan Pandugo

SURABAYA – DPRD Jawa Timur terus mengawal percepatan pembebasan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa ...
SEMENTARA ITU...

Pramuka Surabaya Pecahkan Tiga Rekor MURI Sekaligus, Libatkan Puluhan Ribu Peserta

Gerakan Pramuka Kota Surabaya memecahkan tiga rekor MURI sekaligus melalui kegiatan Basuh Kaki Orang Tua, ...
SEMENTARA ITU...

Festival Sound Jenangan Trenggalek Dorong Ekonomi Lokal dan Perkuat Komunitas Sound System

TRENGGALEK – Festival Sound Jenangan yang digelar di Lapangan Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Dorong Ketela Jadi Pangan Pendamping Beras, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

PDI Perjuangan Kabupaten Kediri mendorong pengembangan ketela sebagai pangan pendamping beras melalui gerakan ...
KABAR CABANG

PAC PDIP Sukomanunggal Ajak Gen Z Melek Politik dan Hindari Sikap Apatis

SURABAYA – PAC PDI Perjuangan Sukomanunggal mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), untuk lebih ...