Senin
29 Juni 2026 | 7 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Respons Isu ‘Matahari Kembar’ Usai Silaturahmi Menteri ke Jokowi, Puan: Presiden Saat Ini Prabowo Subianto

pdip-jatim-250415-PM-2

JAKARTA – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menanggapi anggapan adanya ‘matahari kembar’ dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Anggapan itu berembus pasca sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menyambangi kediaman Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo dalam momen Lebaran 1446 H.

Puan menegaskan saat ini Presiden Indonesia adalah Prabowo. Menurutnya, kunjungan silaturahmi ke kediaman Jokowi adalah hal yang wajar dan mencerminkan tradisi baik dalam mempererat tali persaudaraan dan menjaga harmoni, terutama di masa transisi pemerintahan.

“Silaturahmi di masa Lebaran akan sangat baik. (Soal isu) matahari kembar, presiden saat ini Prabowo Subianto,” kata Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Senin (14/4/2025).

Seperti diketahui, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengingatkan agar tak ada matahari kembar di dalam pemerintahan Prabowo Subianto. Hal ini disampaikannya menanggapi kunjungan para menteri kabinet Presiden Prabowo Subianto ke rumah Jokowi di Solo.

Beberapa menteri yang mendatangi Jokowi adalah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang datang pada Selasa, (8/4/2025). Selang satu hari, Menko Pangan Zulkifli Hasan juga menemui Jokowi.

Kemudian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan (KPP) Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin hingga Menteri Koperasi Budi Arie juga bergantian mendatangi Jokowi.

Sementara itu, Prabowo mendatangi kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta Pusat, pada Senin (14/4/2025) untuk bersilaturahmi di momen Lebaran 1446 H. Keduanya sempat berdiskusi empat mata selama 2 jam membahas sinergi PDIP dengan pemerintahan.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan kekeluargaan. Momen pertemuan Megawati dan Prabowo pun diabadikan dalam foto yang menggambarkan kedekatan kedua tokoh bangsa itu.

Puan lantas mengungkap isi pertemuan antara Megawati dan Prabowo.

“Yang dibicarakan tentu saja hal-hal yang terkait bagaimana sama-sama bersinergi dalam membangun bangsa dan negara,” jelas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

“Dan kemudian juga bagaimana kemudian PDIP akan bersama-sama bersinergi untuk membangun, membantu, bersinergi dalam menjalankan tugas-tugas presiden ke depan bersama dengan Pak Prabowo,” lanjut Puan.

Puan memastikan akan ada kelanjutan silaturahmi antara Megawati dan Prabowo di masa mendatang.

“Akan ada silaturahmi dan pertemuan-pertemuan yang selanjutnya,” ungkap cucu Proklamator RI Soekarno tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Kenalkan Nilai Bung Karno Lewat Lomba Mewarnai Anak

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggelar lomba mewarnai bertema Warna-Warni Api Semangat Bung Karno sebagai upaya ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Kediri Rayakan Bulan Bung Karno dengan Aksi Sosial dan Gotong Royong Bersama Rakyat

DPC PDI Perjuangan Kota Kediri memperingati Bulan Bung Karno melalui beragam kegiatan sosial, budaya, olahraga, dan ...
KRONIK

Berbekal Marhaenisme, Ibu Rumah Tangga Novita Hardini Konsisten di Jalan Politik

MAGETAN – Pemikiran Bung Karno menjadi pemantik sekaligus panduan bagi Novita Hardini menapak jalan politik. Dari ...
KABAR CABANG

REDTalks PAC Prajuritkulon Tuai Apresiasi, Dinilai Jadi Model Dialog Politik untuk Generasi Muda

MOJOKERTO – Pelaksanaan REDTalks menyambut Bulan Bung Karno yang digelar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajuritkulon ...
KRONIK

Rumah Aspirasi STD Tutup Bulan Bung Karno dengan Aksi Nyata untuk Rakyat Bondowoso

Rumah Aspirasi Sonny T. Danaparamita Bondowoso menutup rangkaian Bulan Bung Karno 2026 dengan menyalurkan ratusan ...
HEADLINE

Rocky Gerung: Marhaen Adalah Kita, PDIP Magetan Hidupkan Kembali Marhaenisme untuk Gen Z

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan memilih membumikan pemikiran Bung Karno melalui ruang dialektika. ...