oleh

Reses Mas Bagus di Nganjuk Sasar Kawasan Terdampak Banjir

NGANJUK – Kawasan yang terkena dampak banjir bandang di wilayah Kabupaten Nganjuk, yakni Desa Kacangan di Kecamatan Berbek, menjadi sasaran reses periode pertama tahun 2021 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Ida Bagus Nugroho, SH.

Mas Bagus, sapaan akrabnya, mengatakan, sepanjang perjalanan menuju Desa Kacangan, dia melihat banyak infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang. 

Karena itu, legislator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini akan mengusahakan untuk membantu perbaikan infrastruktur di wilayah Kecamatan Berbek.

“Dalam perjalanan menuju Desa Kacangan, saya lihat jalannya yang perlu perawatan. Bahkan ada plengsengan yang ambrol. Ini akan kami catat untuk kita sampaikan sebagai masukan hasil serap aspirasi masyarakat,” kata Mas Bagus, dalam keterangannya kepada media ini, Jumat (5/3/2021) 

“Tidak hanya infrastruktur, masih banyak yang perlu diperhatikan. Kita akan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tambah dia.

Reses di Desa Kacangan digelar pada Kamis (4/3/2021). Di acara ini tampak hadir jajaran PAC PDI Perjuangan Kecamatan Berbek, serta elemen lainnya. 

Dia mengawali acara reses dengan mengingatkan pada struktural PDI Perjuangan yang hadir terkait 10 perintah Partai.

“Saya tegaskan dan ingatkan 10 perintah partai untuk mengabdi kepada rakyat. Melaksanakan perintah ideologi, kebhinekaan, kemanusiaan, anak-anak, perempuan, infrastruktur, ekonomi, keagamaan, birokrasi dan urusan-urusan yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Kalau bisa menjalankan sepuluh perintah partai insya Allah masyarakat senang,” tegasnya.

Politisi kelahiran Nganjuk mengatakan, semua usulan atau masukan dari masyarakat, akan diperjuangkan anggota dewan di semua tingkatan.  

“Apabila anggaran Pemkab Nganjuk tidak mencukupi, kita akan usulkan Ke DPRD Provinsi maupun DPR RI, karena PDI Perjuangan mempunyai perwakilan di sana,” tandasnya.

Pihaknya juga akan memperjuangkan keinginan masyarakat Nganjuk dalam rangka membantu perbaikan jalan yang belum tercover pemerintah setempat.

“Nanti semisal jalan poros desa bermasalah, nanti akan kita bantu dari dana APBD Jawa Timur. Disitu kita akan bantu perbaikan jalan antar desa antar kecamatan,” pungkasnya. (endyk)